Pelatih Portugal Tegaskan Ronaldo Tetap Kapten

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 30 Mar 2021 07:00 WIB
BELGRADE, SERBIA - MARCH 27: Cristiano Ronaldo of Portugal reacts during the FIFA World Cup 2022 Qatar qualifying match between Serbia and Portugal at FK Crvena Zvezda stadium on March 27, 2021 in Belgrade, Serbia. Sporting stadiums around Serbia remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Srdjan Stevanovic/Getty Images)
Cristiano Ronaldo disorot atas aksi frustrasinya melawan Serbia. (Foto: Getty Images/Srdjan Stevanovic)
Jakarta -

Cristiano Ronaldo disorot tajam usai aksi frustrasinya saat melawan Serbia. Pelatih Portugal Fernando Santos mengungkapkan pembelaannya terhadap sang kapten.

Portugal ditahan imbang Serbia 2-2 di Red Star Stadium, Minggu (28/3/2021) dini hari WIB pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sempat unggul dua gol lebih dulu berkat Diogo Jota, Portugal dibobol lawan lewat Aleksandar Mitrovic dan Filip Kostic.

Kontroversi merebak di menit-menit akhir. Cristiano Ronaldo mencetak gol, tapi wasit tak mengesahkannya karena bola dinilai belum melintasi garis gawang.

Padahal yang terjadi sebaliknya: tayangan ulang menunjukkan bola memang sudah masuk sepenuhnya ke gawang. Masalahnya adalah tidak ada teknologi garis gawang atau Video Assistant Referee (VAR) untuk mengoreksi keputusan wasit.

CR7 pun protes keras dengan keputusan wasit tersebut. Imbasnya, ia dapat acungan kartu kuning dari wasit Danny Makkelie. Protes Ronaldo berlanjut dengan cara meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir. Ia bahkan melepas lalu membanting ban kaptennya.

Terlepas dari kekecewaannya, aksi Ronaldo mendapatkan sorotan tajam. Sebagai pemimpin tim, ia dinilai tak sepantasnya keluar dari lapangan begitu saja dan menghempaskan ban kapten.

Kompatriotnya, Fernando Meira, jadi salah satu yang melontarkan kritik. Tapi Pelatih Portugal Fernando Santos menegaskan kejadian itu tak mengubah apapun: Ronaldo tetap kapten, apalagi ia sudah meminta maaf.

"Itu cuma sebuah momen frustrasi. Cristiano akan tetap jadi kapten. Dia adalah sebuah contoh untuk semua orang," katanya dikutip Football Italia.

"Kalau dia menyinggung pelatih atau rekan setimnya, kami akan memikirkan soal kejadiannya, tapi ini tidak terjadi bukan? Dia selalu ingin menang, dan dia kemarin sangat frustrasi."

"Dia memberikan segalanya untuk tim nasionalnya. Dia mengunggah sesuatu di media sosial, 10 menit setelah pertandingan, tapi tidak ada yang mengatakan itu hal yang manis darinya," imbuh Fernando Santos.



Simak Video "Kampung Halaman Cristiano Ronaldo Kebanjiran"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/ran)