Lebih Tajam Dong, Spanyol

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 01 Apr 2021 07:40 WIB
Spains Ferran Torres, right, scores his team second gaol during the World Cup 2022 Group B qualifying round soccer match between Spain and Kosovo at La Cartuja stadium in Seville, Spain, Wednesday March 31, 2021. (AP Photo/Miguel Angel Morenatti)
Timnas Spanyol-nya Luis Enrique saat ini kurang tajam (AP/Miguel Angel Morenatti)
Sevilla -

Timnas Spanyol di bawah Luis Enrique makin menunjukkan perkembangan yang positif. Sayangnya, Tim Matador saat ini cuma kurang tajam.

Spanyol menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa dengan kurang mantap. Setelah diimbangi Yunani dengan skor 1-1 di kandang sendiri, Spanyol lantas menang susah payah atas Georgia dengan skor 2-1.

Gol kemenangan pun diciptakan di masa injury time lewat Dani Olmo. Nah, ketika menjamu Kosovo di matchday ketiga yang dihelat di Estadio OlĂ­mpico de la Cartuja, Kamis (1/4/2021) dini hari WIB, Spanyol sebenarnya tampil dominan.

Menguasai 82 persen ball possesion, Spanyol menekan habis sejak menit awal sebelum akhirnya bisa mencetak gol di menit ke-34 lewat Olmo yang disusul Ferran Torres dua menit berselang.

Kosovo sempat menghidupkan lewat Besar Halimi di menit ke-70, sebelum Gerard Moreno mengunci kemenangan 3-1 Spanyol di menit ke-75. Hasil yang terbilang oke untuk Spanyol karena setidaknya bisa menguasai Grup B dengan tujuh poin dari tiga laga.

Tapi, melihat statistik yang ada, Spanyol harusnya bisa menang lebih banyak. Sebab, Spanyol punya total 25 attempts, dengan 11 di antaranya mengarah ke gawang.

Jika saja Ferran Torres atau Alvaro Morata lebih tenang menyelesaikan peluang, tidak cuma tiga gol yang dicetak. Ini tentu jadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Enrique sebelum Piala Eropa 2020.

Sebab dikutip Opta, Timnas Spanyol di era kedua Enrique "cuma" punya rataan 1,7 gol per laga, bandingkan dengan periode pertamanya yang mencapai 2,8 gol per laga.

Padahal di era pertamanya, Enrique cuma menangani tim sebanyak enam kali. Sementara di periode kedua, Enrique sudah melewati 11 pertandingan tapi baru bikin 20 gol.

Kemenangan terbesarnya adalah kala menghantam Jerman 6-0 dan Ukraina 4-0 di UEFA Nations League. Sementara sisanya, lebih sering berakhir dengan satu atau dua gol yang dicetak.

"Saya sangat senang hari ini dengan penampilan para pemain. Tidak pernah saya meragukan kalau tim ini akan menang," ujar Enrique seperti dikutip Marca.

(mrp/yna)