Spanyol vs Kosovo: Dibumbui Panasnya Konflik Diplomatik

Putra Rusdi K - Sepakbola
Selasa, 30 Mar 2021 14:50 WIB
Spains FerranTorres, second right, celebrates after scoring his sides opening goal during the World Cup 2022 group B qualifying soccer match between Georgia and Spain at Boris Paichadze Dinamo Arena in Tbilisi, Georgia, Sunday, March 28, 2021. (AP Photo/Zurab Tsertsvadze)
Spanyol vs Kosovo: dibumbui panasnya konflik Diplomatik Foto: AP/Zurab Tsertsvadze
Sevilla -

Duel Spanyol vs Kosovo bakal dibumbui panasnya konflik diplomatik dari kedua negara. Spanyol tak mengakui Kosovo sebagai negara yang merdeka.

Spanyol akan menjamu Kosovo di Estadio de La Cartuja, Sevilla, pada laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (1/4/2022) dini hari WIB. Duel ini bakal dibumbui panasnya hubungan diplomatik dari kedua negara.

Spanyol menjadi salah satu negara yang menolak deklarasi kemerdekaan Kosovo dari Serbia pada 2008. Kosovo sebelumnya adalah wilayah dari Serbia, tapi memilih memerdekaan diri usai konflik etnis Serbia dan Albania.

Sikap Spanyol ini dipicu oleh kekhawatiran mereka bahwa kemerdekaan Kosovo bisa menginspirasi kelompok separatis di Catalunya. Catalunya menjadi salah satu wilayah yang ingin memerdekakan diri dari Spanyol.

Sikap politik Spanyol terbawa hingga ke olahraga, termasuk untuk timnas Kosovo yang baru diakui FIFA pada 2016. Duel Spanyol vs Kosovo ini bahkan hampir batal digelar.

Hal ini akibat Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) menyebut Kosovo sebagai "territory" merujuk pada wilayah dan bukan negara saat mengumumkan lawan La Furia Roja di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Federasi Sepakbola Kosovo (FFK) yang geram dengan hal ini mengancam takkan datang ke Spanyol untuk bermain.

Kosovo akhirnya bersedia berangkat ke Sevilla usai mendapat jaminan dari UEFA dan FIFA bahwa kedaulatan mereka sebagai negara bakal dihargai di laga tersebut. Bendera dan lagu kebangsaan Kosovo dipastikan bakal berkibar dan berkumandang.

"Kami telah menerima jaminan dari UEFA dan FIFA bahwa aturan (terkait pertandingan internasional) akan dihormati," ujar sekertaris FFK, Eroll Salihu dikutip dari AFP.

Ini bukan ketegangan pertama Spanyol dan Kosovo di olahraga. Pada 2019, Spanyol menolak menggelar pertandingan Kualifikasi Piala Eropa U-17 melawan Yunani Kosovo dan Ukraina.

Pertandingan tersebut kemudian digelar di Nyon, Swiss. Setahun sebelumnya saat Kejuaraan Dunia Karate di Madrid, karateka Kosovo tak membawa nama negara mereka dan tampil dengan bendera Federasi Karate Internasional.

Spanyol kini dipastikan bakal melunak kepada Kosovo karena UEFA dan FIFA di laga nanti. Meski demikian, Pemerintah Spanyol bakal tetap kukuh pada pendirian mereka takkan mengakui kemerdekaan Kosovo.

"Penyelenggaraan pertandingan antara tim dari dua federasi ini dalam keadaan apapun tidak mengubah posisi Spanyol untuk tidak mengakui Kosovo sebagai sebuah negara," ujar sumber dari pemerintah Spanyol dikutip dari AFP.

(pur/krs)