Tak Ada Lagi Alasan Neymar-Mbappe Tinggalkan PSG

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 16:20 WIB
LISBON, PORTUGAL - AUGUST 23:  Neymar and Kylian Mbappe of Paris Saint-Germain warm up prior to the UEFA Champions League Final match between Paris Saint-Germain and Bayern Munich at Estadio do Sport Lisboa e Benfica on August 23, 2020 in Lisbon, Portugal. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Neymar dan Mbappe. (Foto: David Ramos/Getty Images)
Paris -

Sukses Paris Saint-Germain lolos ke semifinal Liga Champions bisa meyakinkan Neymar dan Kylian Mbappe. Keduanya dinilai tak punya alasan untuk hengkang.

PSG lolos ke semifinal Liga Champions musim ini. Les Parisiens menyingkirkan sang juara bertahan, Bayern Munich.

Di Parc des Princes, Paris, Prancis, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB, PSG memang kalah 0-1. Namun, hasil itu sudah cukup meloloskan Neymar dkk ke semifinal, sebab pada leg pertama, wakil Ligue 1 itu mampu menang 3-3. PSG lolos dengan keunggulan gol tandang, sekaligus membalas kekalahan dari Bayern di final musim lalu.

Bos PSG, Nasser Al-Khelaifi, menilai sukses ini menjadi bukti bahwa PSG bisa bersaing di Eropa. Hal itu yang membuat Neymar dan Kylian Mbappe juga dinilai tak punya alasan untuk hengkang.

Dua bintang PSG itu memang paling banyak dirumorkan hengkang. Neymar kerap diberitakan ingin kembali ke Barcelona, sementara Mbappe tidak ingin perpanjang kontraknya, yang akan habis 2022.

"Kami telah berinvestasi banyak di klub untuk memenangkan Liga Champions dan semua trofi yang tersedia. Neymar dan Kylian tidak punya alasan untuk pergi," kata Al-Khelaifi kepada RMC Sport.

"Kami memiliki segalanya untuk memenangkan setiap kompetisi. Kami memiliki tim yang hebat. Kami menghormati yang lain, tetapi kami berada di sana bersama mereka. Kami sedang bekerja. Dan ini belum berakhir."

"Kami perlu melanjutkannya, tetap tenang karena Liga Champions belumlah selesai. Kami perlu bekerja lebih keras setiap hari. Keyakinan ada di sana. Rahasianya adalah bekerja. Detail yang lebih baik juga akan membuat perbedaan," jelas Al-Khelaifi.

(yna/krs)