Tentang Selebrasi Neymar... di Depan Muka Kimmich

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 12:20 WIB
PARIS, FRANCE - APRIL 13: Neymar of Paris Saint-Germain battles for possession with Joshua Kimmich of FC Bayern Muenchen during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Paris Saint-Germain and FC Bayern Munich at Parc des Princes on April 13, 2021 in Paris, France. Sporting stadiums around France remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Neymar dan Joshua Kimmich di laga PSG vs Bayern Munich. (Foto: Matthias Hangst/Getty Images)
Paris -

Sukses Paris Saint-Germain maju ke semifinal Liga Champions membuat Neymar bersorak. Usai laga, pemain Brasil itu berselebrasi... di depan Joshua Kimmich!

PSG memastikan diri lolos ke semifinal Liga Champions. Les Parisiens menyingkirkan Bayern Munich di babak delapan besar.

Dari dua leg, PSG dan Bayern imbang agregat 3-3. Namun, wakil Ligue 1 lolos dengan keunggulan gol tandang.

Setelah menang 3-2 di Munich pekan lalu, PSG kemudian cuma kalah 0-1 di Parc des Princes, Paris, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Neymar dkk pun lolos ke semifinal.

Usai laga, Neymar begitu senang sebab bisa mengantar PSG lolos ke semifinal---sekaligus membayar kekalahan 0-1 dari Bayern di final musim lalu. Pemain termahal di dunia itu sampai tak sadar ketika berselebrasi.

Sesaat setelah wasit Daniel Orsato meniup peluit panjang, Neymar langsung merayakan kemenangannya dengan rekan setimnya, Leandro Paredes. Keduanya bersukacita....di depan Joshua Kimmich yang meratapi kekalahan Bayern.

Kimmich bahkan sampai memegang lengan Paredes agar sedikit menyingkir dari depannya, ketika bek PSG itu berselebrasi dengan Neymar. Kimmich pun berlalu.

Gelandang Bayern itu cuma bisa menyaksikan Neymar dan Paredes bergembira di depan wajahnya. Hal itu membuat Neymar disorot, sebab dianggap meledek pemain lawan.

Neymar kemudian memberi klarifikasi. Ia mengaku tak berniat meledek Kimmich, seraya menjelaskan bahwa Kimmich sedih karena Bayern seharusnya lolos karena bermain lebih baik.

"Ini lucu karena saya bahkan tidak merayakan untuk membuat dia kesal. Itu [selebrasi] lebih banyak dengan Leo, dan saya akhirnya merayakannya dengannya. Takdirlah yang membuat saya dekat dengan [Kimmich]," kata Neymar kepada TNT Sports Brasil setelah pertandingan.

"Dia [Joshua Kimmich] mengatakan bahwa tim mereka lebih baik, mereka berpikir akan menang. Dia yakin mereka akan melaju ke semifinal," kata Neymar.

(yna/krs)