Neymar Matre?

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 11 Mei 2021 18:35 WIB
Paris Saint-Germains Brazilian forward Neymar reacts at the end of the French Trophy of Champions football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Rennes (SRFC) at the Shenzhen Universiade stadium on August 3, 2019. - Representatives of FC Barcelona went on August 13, 2019 to France to discuss with those of Paris of a possible return to Barça of the Brazilian star Neymar without the file changing significantly. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)
Neymar Matre? (Franck Fife / AFP)
Paris -

Barcelona sudah berupaya memboyong Neymar kembali. Apa daya, Neymar justru memperpanjang kontrak di PSG yang salah satunya karena alasan gaji.

Neymar memberikan tanda tangan perpanjangan kontrak di Paris Saint-Germain (PSG) pada akhir pekan kemarin. Pemain asal Brasil itu akan bertahan sampai tahun 2025 mendatang.

Hal tersebut membuat spekulasi dirinya bakal pindah ke klub lain menjadi case closed. Neymar sempat dihubungkan bakal pindah klub seperti ke Real Madrid atau kembali ke Barcelona.

Khusus Barcelona, rupanya Barcelona sudah berupaya mendatangkan Neymar kembali. Barcelona bahkan sudah mengirim agennya ke Paris.

Namun, Neymar tak bergeming. Neymar tetap memilih bertahan.

Media asal Spanyol, Marca merangkum kalau salah satu alasan Neymar bertahan di PSG adalah karena raksasa Prancis itu yang paling realistis untuk membayar gajinya.

Asal tahu saja, Neymar digaji sebesar 36 juta Euro atau setara Rp 543 M selama setahun!

Itu belum termasuk bonus-bonus lainnya. Maka rasanya, Barcelona tidak mampu memberikan uang segitu banyaknya.

PSG's Neymar smiles during the Champions League, second leg, quarterfinal soccer match between Paris Saint Germain and Bayern Munich at the Parc des Princes stadium, in Paris, France, Tuesday, April 13, 2021. (AP Photo/Francois Mori)Neymar bertahan lebih lama di PSG (AP/Francois Mori)

Barcelona lagi terlilit perekonomiannya. Belum lagi, utang Barcelona menumpuk mencapai 1,173 miliar Euro atau setara Rp 20 triliun!

Utang-utang yang membelit Barcelona tidak lepas dari ketidakseimbangan neraca finansial klub. Plus, soal pembelian pemain ke beberapa klub di antaranya Liverpool, Juventus, Ajax Amsterdam, hingga Bayern Munich.

Laporan ini menambah suram kondisi keuangan klub. Sebelumnya, Barcelona sudah rugi 97 juta Euro di musim lalu, imbas dari pandemi COVID-19 dan utang sebesar 266 juta Euro harus dilunasi sebelum akhir Juni tahun ini.

Barcelona juga harus pintar-pintar bergerak di bursa transfer musim panas nanti. Supaya, neraca keuangannya stabil.

PSG punya banyak cuan sebagai modal untuk mempertahankan Neymar. Belum lagi, PSG mau belanja pemain sehingga mempermudah mimpi Neymar meraih trofi Liga Champions.

Neymar pun mengaku bahagia bersama PSG. Neymar masih bisa terus beraksi di lapangan dan pundi-pundi uang tetap mengalir lancar ke rekeningnya.

(aff/yna)