Kolaps Eriksen dan Tangis Daley Blind di Lapangan

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 14 Jun 2021 18:40 WIB
AMSTERDAM, NETHERLANDS - JUNE 13: Daley Blind of Netherlands reacts as he leaves the pitch during the UEFA Euro 2020 Championship Group C match between Netherlands and Ukraine at the Johan Cruijff ArenA on June 13, 2021 in Amsterdam, Netherlands. (Photo by John Thys - Pool/Getty Images)
Bek Belanda, Daley Blind, menangis saat ditarik keluar. Usai laga, Blind mengaku emosional terkait nasib yang menimpa Christian Eriksen. (Foto: John Thys - Pool/Getty Images)
Amsterdam -

Kolapsnya Christian Eriksen menghantui Daley Blind. Pemain Belanda itu sampai menangis di lapangan, usai bisa bermain dengan kondisi juga punya riwayat jantung.

Eriksen sempat kolaps di pertandingan Denmark vs Finlandia di Stadion Parken, Sabtu (12/6). Pemain Timnas Denmark itu ambruk tak sadarkan diri, dan harus dibantu pertolongan jantung dan paru.

Eriksen akhirnya bisa tertolong, dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Jarak tipis hidup dan mati Eriksen itu, yang membuat Blind ketakutan.

Blind, bek Belanda, sempat khawatir saat harus menghadapi Ukraina di laga Grup C, Senin (14/6) dini hari WIB. Sebab, pemain Ajax Amsterdam itu juga punya riwayat jantung.

Blind punya riwayat jantung, yang sempat menyerangnya pada 2019. Kemudian, pemain 31 tahun itu juga sempat ambruk di laga ujicoba, karena alat ICD-nya (inflammatory cardiac defibrillator/alat pacu jantung) miliknya mati.

Daley Blind pun masih mengenakannya hingga saat ini. Tak ayal, ia sempat berpikir tidak mau bertanding di laga Belanda vs Ukraina karena bayang-bayang apa yang menimpa Christian Eriksen.

Namun, Blind akhirnya bermain. Ia digantikan pada menit ke-64 oleh Nathan Ake. Saat keluar lapangan, terlihat Blind menahan haru karena bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik-baik saja.

"Kemarin berdampak besar pada saya. Selain fakta bahwa aku mengenal Christian dengan baik sebagai seorang teman, situasi baginya juga sangat buruk. Tentu saja saya juga mengalami beberapa hal di area itu, sehingga saya harus mengatasi rintangan mental untuk bermain," kata Blind kepada NOS.

"Saya punya banyak masalah dengan itu, tetapi saya bangga saya bisa melakukannya. Kemudian semua emosi keluar untuk sementara waktu."

"Saya sudah pasti berpikir untuk tidak ambil bagian. Gambar dan momen itu memiliki banyak dampak, dan saya tidak bisa tidur nyenyak karenanya. Saya benar-benar harus mengatasi rintangan besar untuk melakukan ini," ungkap eks pemain Manchester United itu.

Timnas Belanda sendiri akhirnya menang 3-2 atas Timnas Ukraina. Tim Orange membuntuti Timnas Austria, yang mengalahkan Makedonia Utara 3-1, dengan tiga poin di Grup C Euro 2020.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini

(yna/cas)