Izinkan Pavard Main Usai Tak Sadarkan Diri, UEFA Dikecam

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 16 Jun 2021 23:30 WIB
MUNICH, GERMANY - JUNE 15: Benjamin Pavard of France goes down injured after being fouled by Robin Gosens of Germany during the UEFA Euro 2020 Championship Group F match between France and Germany at Football Arena Munich on June 15, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Benjamin Pavard sempat tak sadarkan diri usai berbenturan dengan Robin Gosens (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Munich -

Keputusan Prancis tetap memainkan Benjamin Pavard usai sempat tak sadarkan diri banyak dikecam. UEFA juga disorot karena membiarkan hal tersebut terjadi.

Prancis membuka kiprah di Piala Eropa 2020 dengan meraih kemenangan 1-0 atas Jerman di Allianz Arena pada laga Grup F, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. Gol tunggal pasukan Didier Deschamps tercipta dari bunuh diri Mats Hummels di menit ke-20.

Tayangan ulang duel Prancis vs Jerman dan laga lainnya di Euro 2020 bisa disaksikan di Mola via detikcom dengan mengakses link ini.

Kemenangan Les Bleus atas Jerman ini sempat dihiasi kejadian mengerikan yang menimpa Benjamin Pavard di babak kedua. Pavard yang menghalau umpan silang dengan kepalanya berbenturan dengan bek sayap Jerman Robin Gosens dalam duel udara.

Gosens yang memburu bola menerjang Pavard dengan pahanya mengenai kepala bek Bayern Munich tersebut. Pavard tersungkur di lapangan dan sempat tak sadarkan diri.

MUNICH, GERMANY - JUNE 15: Benjamin Pavard of France is fouled by Robin Gosens of Germany during the UEFA Euro 2020 Championship Group F match between France and Germany at Football Arena Munich on June 15, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)Insiden saat Benjamin Pavard berbenturan dengan Robin Gosens. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images) Foto: Getty Images/Matthias Hangst

Bek 25 tahun ini langsung mendapatkan perawatan dari tim medis. Luar biasanya usai mendapatkan perawatan medis, ia mampu menuntaskan laga hingga 90 menit.

"Saya mendapat benturan yang sangat keras. Saya sempat tak sadarkan diri selama 10 hingga 15 detik. Setelah itu, semuanya lebih baik," ujar Pavard dikutip dari BBC.

Namun keputusan Prancis, tetap memainkan Pavard usai cedera kepala ini dikecam banyak pihak. UEFA turut disorot karena membiarkan hal tersebut terjadi. Tindakan ini dinilai menomorduakan keselamatan Pavard.

Padahal, FIFA sebelumnya sudah mengeluarkan aturan baru terkait pemain yang mengalami benturan kepala yang bisa berakibat gegar otak. Pemain yang mengalami cedera tersebut wajib langsung diganti.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Dunia (FIFPro) sudah merilis pernyataan resmi mempertanyakan UEFA yang tidak menerapkan aturan baru FIFA ini.

Sementara, kubu UEFA merespon kecaman ini dengan berusaha berkomunikasi dengan Federasi Sepakbola Prancis mencari tahu mengapa Pavard tetap dimainkan. Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari UEFA soal insiden Pavard ini.



Simak Video "Perjalanan 15 Tahun Joachim Loew Bersama Jerman Berakhir!"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)