Aksi Protes Greenpeace dengan Parasut Lukai 2 Penonton dan Deschamps

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 17 Jun 2021 02:07 WIB
Frances manager Didier Deschamps gestures during the Euro 2020 soccer championship group F match between Germany and France at the Allianz Arena stadium in Munich, Tuesday, June 15, 2021. (Franck Fife/Pool via AP)
Didier Deschamps mengaku terluka karena menghidari parasut dari aktivis Greenpeace. (Foto: AP/Franck Fife)
Munich -

Aksi parasut demonstran dari seorang aktivis Greenpeace nyaris menjadi kecelakaan fatal. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, bahkan mengalami imbasnya.

Hal itu terjadi jelang kick-off Jerman vs Prancis pada matchday pertama Grup F Euro 2020 di Allianz Arena, Munich, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. Seorang aktivis Greenpeace turun dari atas stadion menggunakan parasut.

Dia kemudian hilang kendali setelah tersangkut kabel kamera. Arahnya bahkan oleng ke sisi tribune penonton dan awak media.

Pada akhirnya, seorang aktivis itu berhasil mengendalikan parasut dan mendarat dengan keadaan selamat. Bek Jerman, Antonio Ruediger, bahkan sempat mengecek kondisi aktivis itu sebelum diamankan petugas.

Namun, dari beberapa laporan media-media Eropa, ada dua suporter yang mengalami luka ringan dari kejadian itu. Deschamps juga mengaku mengalami memar akibat berusaha melindungi diri dari aksi tersebut.

"Kami hampir saja mengalami tragedi! Saya pikir (unjuk rasa) itu adalah sesuatu yang memang direncanakan," ucap Deschamps pada sesi jumpa pers pasca-laga.

"Kami dekat sekali dengan kejadian itu. Itu tidak jauh. Ada seseorang di antara penonton yang memiliki sedikit masalah dan bisa menjadi jauh lebih serius dari itu."

"Sementara kami, saya bersama (asisten pelatih) Guy (Stephan) di depan bangku cadangan, kami berlindung sedikit."

"Saya sedikit memar, karena saya sedikit menabrak bagian atas bangku. Kami mendekati tragedi lainnya (setelah insiden Christian Eriksen)," Deschamps menegaskan.

Greenpeace adalah suatu lembaga swadaya masyarakat, organisasi lingkungan global, yang memiliki cabang di lebih dari 40 negara dengan kantor pusat di Amsterdam, Belanda. Agenda protes ini kabarnya mendesak agar perhelatan Euro 2020 lebih ramah lingkungan.

"Greenpeace Jerman menyampaikan permintaan maaf bagi mereka yang terluka dan terdampak aksi protes sebelum laga Euro 2020 di Munich," tulis pernyataan maaf dari pihak Greenpeace.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini.






Simak Video "Perjalanan 15 Tahun Joachim Loew Bersama Jerman Berakhir!"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)