Susahnya Eksekusi Penalti di Euro 2020

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 18 Jun 2021 06:30 WIB
BUDAPEST, HUNGARY - JUNE 15: Cristiano Ronaldo of Portugal scores his sides second goal from the penalty spot during the UEFA Euro 2020 Championship Group F match between Hungary and Portugal on June 15, 2021 in Budapest, Hungary. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Cristiano Ronaldo sukses mengeksekusi penalti ke gawang Hungaria. (Foto: Getty Images/Alex Pantling)
Jakarta -

Sudah ada enam hadiah penalti yang diberikan wasit kepada beberapa kontestan Euro 2020, namun cuma dua yang berbuah gol. Salah satunya eksekusi Cristiano Ronaldo.

Tim pertama yang mendapatkan hadiah penalti adalah Denmark dalam laga matchday pertama Grup B melawan Finlandia. Pierre-Emile Hojbjerg maju sebagai eksekutor, tapi bola tembakannya berhasil diamankan kiper Lukas Hradecky.

Portugal menjadi tim kedua yang mendapatkan hadiah penalti. Tim besutan Fernando Santos mendapatkannya saat melawan Hungaria di matchday pertama Grup F, yang kemudian sukses dieksekusi Ronaldo.

Hadiah penalti selanjutnya didapatkan oleh Wales saat berhadapan dengan Turki di matchday kedua Grup A. Gareth Bale maju sebagai eksekutor, tapi bola tembakannya melambung tinggi di atas gawang.

Ada dua hadiah penalti diberikan wasit pada laga Ukraina vs Makedonia Utara di matchday kedua Grup C. Makedonia Utara lebih dulu mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi Ezgjan Alioski dan tembakannya ditepis kiper, namun mampu menyambar bola rebound.

Ukraina kemudian juga mendapatkan hadiah penalti. Ruslan Malinovsky gagal merobek gawang Makedonia Utara setelah bola eksekusinya ditepis kiper.

Hadiah penalti keenam diberikan wasit kepada Belanda di laga melawan Austria. Memphis Depay menjadi pemain kedua yang sukses mengeksekusi penalti setelah Ronaldo.

Jumlah kegagalan eksekusi penalti pada Euro 2020 menyamai catatan di Euro 2016. Dari 12 hadiah penalti, delapan bersarang ke gawang dan empat gagal.

Dalam sejarah Euro, Josef Vojta dari Cekoslowakia menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi penalti. Hal itu terjadi saat menghadapi legenda Uni Soviet, Lev Yashin, di semifinal tahun 1960.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020 di sini.



Simak Video "Aksi Cristiano Ronaldo Singkirkan Coca-Cola Dipuji WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/bay)