Euro 2020: Prokes Vs Kebiasaan Pemain Inggris Ngobrol sama Lawan

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 23 Jun 2021 14:40 WIB
LONDON, ENGLAND - JUNE 22: Declan Rice of England interacts with Tomas Soucek of Czech Republic after the UEFA Euro 2020 Championship Group D match between Czech Republic and England at Wembley Stadium on June 22, 2021 in London, England. (Photo by Neil Hall - Pool/Getty Images)
Declan Rice mengobrol dengan dua pemain Ceko usai bertanding di Wembley, London, Rabu (23/6) dini hari WIB. (Foto: Neil Hall - Pool/Getty Images)
London -

Ada sorotan soal kebiasan pemain Timnas Inggris, khususnya selama di Euro 2020. Berbincang dengan lawan usai laga mendapat kritikan.

Inggris punya masalah akibat kebiasaan pemain ngobrol dengan lawan di Euro 2020. Dua pemainnya, Mason Mount dan Ben Chilwell, harus diisolasi dan tak bisa tampil di laga melawan Republik Ceko.

Dua pemain Chelsea itu sempat mengobrol dengan Billy Gilmour. Gelandang Skotlandia yang juga pemain Chelsea itu dinyatakan positif setelah pertandingan Inggris vs Skotlandia.

Pengetatan coba dilakukan. Namun, kebiasaan pemain Inggris ngobrol dengan lawan belum juga hilang.

Salah satunya dilakukan Declan Rice. Usai laga Ceko vs Inggris di Wembley, Rabu (23/6) dini hari WIB, Rice terlihat berbincang dengan Tomas Soucek dan Vladimir Coufal, pemain Ceko yang juga rekan pemain Timnas Inggris itu West Ham United.

Entah apa yang dibahas, keduanya berbincang seru sambil ketawa-ketawa. Sampai tiba-tiba, seorang staf di Wembley datang. Ia menyuruh Rice mengenakan masker, juga kepada dua pemain Ceko.

Kebiasaan itu sempat dikecam Roy Keane. Eks kapten Manchester United itu menilai, kebiasaan pemain mengobrol usai laga perlu dihilangkan.

"Saya pikir hal lain yang akan saya kritisi adalah mengapa Anda ingin berbicara dengan pemain lawan. Saya tidak peduli apakah dia rekan setim Anda atau bukan, selama lebih dari 20 menit," kata Keane sebelum laga Ceko vs Inggris di ITV.

"Saya sangat jarang bicara dengan siapa pun selama lebih dari lima menit. Setelah pertandingan, di mana Anda sudah melawan seseorang, mengapa Anda ingin mengobrol dengannya selama itu? Mereka bisa saja menggunakan sedikit lebih banyak akal sehatnya," jelasnya.

(yna/aff)