Juergen Klopp Bikin Rivalitas Inggris Vs Jerman Reda

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 25 Jun 2021 08:57 WIB
Liverpools manager Jurgen Klopp smiles as he does a walk around the pitch after the English Premier League soccer match between Liverpool and Crystal Palace at Anfield stadium in Liverpool, England, Sunday, May 23, 2021. (Paul Ellis/Pool via AP)
Juergen Klopp bikin rivalitas Inggris vs Jerman mereda. (Foto: AP/Paul Ellis)
London -

Inggris dan Jerman sering disebut-sebut sebagai rival dalam kancah sepakbola internasional. Hal itu kini tampaknya sudah tak berlaku lagi.

Inggris menjadi juara Piala Dunia 1966 dengan mengalahkan Jerman (kala itu Jerman Barat) dengan skor 4-2. Duel yang berlangsung di Wembley ini diklaim berbau kontroversi pada gol kedua dari Geoff Hurst.

Setelah laga itu, Inggris tidak pernah lagi menang dari Jerman saat bertemu di fase gugur ajang internasional. Momen paling menyakitkan mungkin saat kalah adu penalti di semifinal Piala Dunia 1990 dan semifinal Euro 1996.

Inggris juga pernah disakiti oleh Jerman pada 16 besar Piala Dunia 2010 saat tumbang 1-4. Mental The Three Lions dianggap ambruk akibat wasit tak menganggap gol Frank Lampard, yang dalam tayangan ulang bola memang sudah melewati garis gawang.

Nah, kedua negara ini bakal bertemu di 16 besar Euro 2020. Beberapa media Inggris ada yang menyebut ini adalah laga antara dua rival, tapi Jerman justru lebih menganggap rivalnya ada Belanda.

Gelandang Inggris dan Liverpool, Jordan Henderson, kadar rivalitas Inggris dan Jerman sudah turun. Salah satunya karena pesona Juergen Klopp di Premier League.

"Ya, manajer Liverpool sangat berpengaruh. Kharisma yang dia miliki, banyak orang mencintainya bahkan jika Anda adalah fans yang netral. Dia memiliki peran besar dalam sepakbola Inggris di Premier League," kata Henderson seperti dikutip dari Sky Sports.

Henderson juga mengungkapkan Klopp mengirim pesan di akhir fase grup Euro 2020 saat Jerman mengimbangi Hungaria untuk memastikan berjumpa Inggris. Manajer asal Jerman itu mengirim sebuah emoji.

"Begitu peluit akhir berbunyi, dia langsung mengirimi saya emoji wajah tersenyum!" Henderson mengungkapkan.

(ran/pur)