Euro 2020: Momen Menyedihkan untuk Timnas Jerman

Lucas Aditya - Sepakbola
Rabu, 30 Jun 2021 12:40 WIB
LONDON, ENGLAND - JUNE 29: Manuel Neuer and Antonio Ruediger of Germany applaud after the national anthem prior to the UEFA Euro 2020 Championship Round of 16 match between England and Germany at Wembley Stadium on June 29, 2021 in London, England. (Photo by Frank Augstein - Pool/Getty Images)
Euro 2020: Momen menyedihkan bagi Timnas Jerman. (Foto: Getty Images/Frank Augstein - Pool)
Jakarta -

Timnas Jerman tersingkir dari Euro 2020. Kegagalan disebut menjadi momen yang menyedihkan untuk Die Mannschaft.

Saat bertanding di Wembley Stadium, Selasa (29/6/2021) malam WIB, Jerman kalah 0-2 dari Inggris. Gol dari Raheem Sterling dan Harry Kane menjadi penentu kemenangan The Three Lions.

Jerman kebobolan pada menit ke-75. Umpan silang mendatar Luke Shaw bisa diselesaikan dengan jitu oleh Sterling.

Jerman kian berat mengejar ketertinggalan di menit ke-86. Harry Kane menggandakan keunggulan dengan sundulan meneruskan umpan Jack Grealish.

Dengan hasil ini, Jerman menyusul dua tim penghuni grup neraka lainnya, Portugal dan Prancis. Di awal Euro 2020, Grup F disebut sebagai grup dengan persaingan paling sengit, ditambah dengan Hungaria.

Prancis merupakan jura grup dengan raihan 5 poin. Sementara Jerman lolos ke babak 16 besar dengan raihan 4 poin, Portugal di urutan ketiga dengan koleksi juga 4 poin.

LONDON, ENGLAND - JUNE 29: Joachim Loew, Head Coach of Germany reacts prior to the UEFA Euro 2020 Championship Round of 16 match between England and Germany at Wembley Stadium on June 29, 2021 in London, England. (Photo by Matthew Childs - Pool/Getty Images)Joachim Loew mengucap salam perpisahan ke Timnas Jerman. (Foto: Getty Images/Matthew Childs - Pool)

Selama berlaga di Euro 2020, Prancis dan Portugal sama-sama bikin 7 gol. Sementara itu, Jerman membukukan 6 gol.

Gawang Prancis kemasukkan 6 gol dalam 4 pertandingan. Sedangkan Portugal dan Jerman kebobolan 7 gol.

Arti lain dari kekalahan saat melawan Inggris ini juga menandai berpisahnya Joachim Loew dengan Tim Panser. Setelah 15 tahun, pelatih 61 tahun itu memutuskan untuk hengkang.

Selama menangani Jerman, Loew sudah berhasil meraih prestasi tinggi. Jerman diantarkan menjadi juara Piala Dunia 2014 dan Piala Konfederasi 2017. Selain itu, Jerman juga menempati peringkat ketiga Piala Dunia 2010 dan runner-up Piala Eropa 2008.

"Ini momen menyedihkan untuk seluruh tim. Saya memikirkan Loew, karena hari ini menjadi pertandingan internasional terakhirnya. Dia membantu memimpin era yang luar biasa, menyedihkan bahwa era itu sudah berakhir," kata eks pemain Timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger, di situs UEFA.

(cas/rin)