ADVERTISEMENT

Belgia Sudah Coba Berbagai Cara untuk Atasi Italia

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 03 Jul 2021 08:20 WIB
MUNICH, GERMANY - JULY 02: Kevin De Bruyne of Belgium looks dejected during the UEFA Euro 2020 Championship Quarter-final match between Belgium and Italy at Football Arena Munich on July 02, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Christof Stache - Pool/Getty Images)
Belgia tersingkir di perempatfinal Euro 2020. (Foto: Getty Images/Christof Stache - Pool)
Jakarta -

Sebuah kesalahan dan satu gol fantastis menghukum Belgia. De Rode Duivels sudah mencoba berbagai cara untuk membalikkan keadaan lawan Italia.

Belgia kalah 1-2 saat menghadapi Italia di Allianz Arena, Munich, Sabtu (3/7/2021) dini hari WIB pada perempatfinal Euro 2020. Gli Azzurri unggul dua gol lebih dulu melalui Nicolo Barella dan Lorenzo Insigne.

Penalti Romelu Lukaku di penghujung babak pertama menjaga kans Belgia. Tapi sepanjang 45 menit paruh kedua, mereka tak mampu mendapatkan gol kedua untuk menyamakan kedudukan.

Gelandang Belgia Kevin de Bruyne menyesalkan kesalahan yang berujung gol pertama Italia. Gol itu dipicu kurang tenangnya pertahanan timnya saat hendak menyapu bola, sehingga malah dipotong oleh Marco Verratti yang lantas membuat assist untuk Barella.

Belgia coba lebih menekan di pertengahan babak kedua, memasukkan Dries Mertens dan Nacer Chadli. Sialnya, Chadli yang sempat mengkreasi peluang untuk tim malah cedera hanya beberapa menit setelah masuk lapangan.

"Rasanya kami sudah mencoba segalanya untuk memenangi pertandingan. Mereka mencetak gol fantastis, tapi gol yang pertama mungkin adalah kesalahan kami sendiri," ujar Kevin De Bruyne kepada BBC.

"Mereka punya penguasaan bola lebih banyak dan bolanya tidak mau masuk ke gawang untuk kami, yang sangat disayangkan. Tersingkir itu selalu terasa mengecewakan," sambung pemain Manchester City ini.



Simak Video "Ilmuwan Belgia Teliti Reaksi Unik Babi pada Musik"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT