Morata Selalu Disalahkan

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 08 Jul 2021 03:16 WIB
SEVILLE, SPAIN - JUNE 19: Alvaro Morata of Spain looks dejected during the UEFA Euro 2020 Championship Group E match between Spain and Poland at Estadio La Cartuja on June 19, 2021 in Seville, Spain. (Photo by Marcelo Del Pozo - Pool/Getty Images)
Alvaro Morata selalu disalahkan saat Spanyol tak mendapatkan hasil bagus. (Foto: Getty Images/Marcelo Del Pozo - Pool)
Jakarta -

Alvaro Morata menjadi pemain yang tersudutkan selama Spanyol berkiprah di Euro 2020. Striker berusia 28 tahun itu juga seolah biang keladi kegagalan Tim Matador.

Langkah Spanyol pada Euro 2020 terhenti di semifinal setelah kalah dalam adu penalti melawan Italia. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 ketika Morata membalas gol dari Federico Chiesa.

Morata seolah menjadi pesakitan di adu penalti ketika ditugaskan sebagai eksekutor keempat Spanyol. Bola tembakannya berhasil ditepis oleh Gianluigi Donnarumma dan diikuti kesuksesan Jorginho melesakkan gol.

Striker milik Juventus itu menjadi sasaran kemarahan fans. Akun media sosial Alice Campello selaku istri Morata diserang, padahal sebelum itu ada Dani Olmo yang gagal dalam menjalankan tugas.

Morata dicaci maki di media sosial bermula dari kegagalannya mencetak gol melawan Swedia di matchday pertama fase grup. Peluang emas yang terbuang saat Morata sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Skor pertandingan itu tuntas tanpa gol.

Morata kemudian membayar kesalahannya di laga itu dengan mencetak gol ke gawang Polandia pada matchday kedua lewat sundulan. Robert Lewandowski kemudian berhasil menyamakan skor 1-1.

Empat menit setelah gawang kebobolan, Spanyol mendapatkan hadiah penalti. Gerard Moreno gagal mencetak gol dan bola rebound yang disambar Morata melenceng. Kegagalan Morata itu menjadi sorotan dan sekaligus menutupi ketidakmampuan Moreno mencetak gol.

Morata kembali bikin kesalahan saat melawan Slovakia di matchday ketiga fase grup. Eksekusi penaltinya tidak mampu merobek gawang Slovakia, namun beruntung setelah itu Tim Matador mampu mencetak lima gol tanpa balas dan melaju ke fase gugur.

Spanyol bertemu Kroasia di babak 16 besar dan pertandingan tuntas 3-3 di waktu normal. Morata menjadi penentu di tambahan 2x15 dengan mencetak gol keempat Spanyol dan membuat umpan kunci untuk gol Mikel Oyarzabal.

Morata tak bermain oke di perempatfinal saat Spanyol mengalahkan Swiss lewat adu penalti. Morata selama tampil 53 menit tak bisa membuat tembakan.

Meski Morata menjadi pelampiasan para fans, fakta mengatakan bahwa dia adalah top skor Spanyol di Euro 2020 dengan tiga gol. Hal yang sama juga dia lakukan pada Euro 2016.

Morata kini menjadi top skor Spanyol di ajang Euro dengan enam gol, yang tiga lainnya dicetak pada Euro 2016. Total ada 10 laga yang dimainkan Morata pada dua ajang Euro.

Catatan itu mengalahkan Fernando Torres, yang cuma mencetak lima gol dari 13 laga Euro dari tiga edisi. David Villa kemudian di posisi ketiga dengan empat gol dari empat laga Euro pada 2008.



Simak Video "11 Stadion Laga Euro 2020, Mana yang Ingin Kamu Kunjungi?"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)