Kroos Dianggap Biang Keladi Kegagalan Jerman di Euro 2020

Putra Rusdi K - Sepakbola
Senin, 12 Jul 2021 08:42 WIB
DUESSELDORF, GERMANY - JUNE 07: Toni Kroos of Germany reacts during the international friendly match between Germany and Latvia at Merkur Spiel-Arena on June 07, 2021 in Duesseldorf, Germany. (Photo by Lars Baron/Getty Images)
Toni Kroos dianggap biang keladi kegagalan Jerman di Piala Eropa 2020 (Foto: Getty Images/Lars Baron)
Munich -

Toni Kroos menyerang balik mantan presiden Bayern Munich, Uli Hoeness yang mengkritiknya. Hoeness menilai Kroos biang keladi kegagalan Jerman di Euro 2020.

Jerman tampil mengecewakan di Piala Eropa 2020. Kiprah Nationalelf harus terhenti di babak 16 besar usai kalah 0-2 dari Inggris.

Legenda Jerman sekaligus mantan Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness, mencoba menganalisa sebab kegagalan Die Mannschaft di Euro 2020. Pria 69 tahun ini menyoroti peran Toni Kroos di lini tengah Jerman.

Ia menilai Kroos menghambat serangan Jerman. Menurutnya, gaya main Kroos yang sering melepas umpan ke sisi lapangan tak cocok dengan sepakbola modern yang bermain lebih direct mengandalkan kecepatan.

"Saya sangat menyukai Kroos, dia menampilkan beberapa penampilan kelas dunia dan hebat di Bayern, tetapi gaya permainannya sudah ketinggalan zaman. Harus dikatakan bahwa Kroos tidak cocok dalam sepakbola modern dengan umpan horizontalnya," ujar Hoeness dikutip dari Marca.

"Sepakbola sekarang dimainkan secara vertikal. Pemain mengambil bola dan membawanya ke depan dengan kecepatan."

"Itu terlihat mengerikan saat menghadapi Inggris. Kami tertinggal 1-0 di 15 menit terakhir laga dan Kroos berhenti melewati garis tengah."

"Gaya mainnya benar-benar sudah tak terpakai. Dia mengirim bola ke samping lagi, ke samping lagi, dan kemudian pertahanan lawan sudah terorganisir," tambahnya.

Hoeness juga menyebut formasi 3-4-2-1 yang dikembangkan oleh pelatih Jerman, Joachim Loew, hanya untuk mengakomodir peran Kroos. Bagi Hoeness, ini adalah blunder besar dari Loew karena Jerman dianggapnya bakal lebih baik jika bermain dengan empat bek tanpa Kroos di lini tengah.

"Jika kami bermain dengan empat bek dan dengan Goretzka, Kimmich dan Muller ditambah Sane, Gnabry dan Havertz, kami sekarang akan berada di posisi yang berbeda. Jerman memainkan sepakbola yang buruk," jelasnya menambahkan.

Kritik Hoeness ini ternyata bikin kuping Kross panas. Gelandang 31 tahun ini mengecam balik Hoeness lewat kicauan di akun Twitter. Ia menyinggung Hoeness yang disebutnya tak kompeten sebagai di saluran TV Jerman, RTL.



"Uli Hoeness adalah seorang pria dengan pengetahuan soal sepakbola yang hebat (bahkan jika itu tidak cukup baik untuk RTL), dengan sedikit ketertarikannya pada kontroversi dan berusaha untuk berdamai dengan dirinya sendiri. Itu mirip dengan orang yang mengurus lapangannya," tulis Kroos.

Hoeness dipastikan takkan melihat Kroos lagi berseragam Jerman. Pasalnya, Kroos sudah mengumumkan pensiun dari timnas Jerman usai Euro 2020.



Simak Video "Perjalanan 15 Tahun Joachim Loew Bersama Jerman Berakhir!"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)