Toni Kroos Ingin Pensiun sebagai Pemain Real Madrid

Adhi Prasetya - Sepakbola
Minggu, 04 Jul 2021 16:40 WIB
Jakarta -

Toni Kroos angkat bicara soal masa depannya di Real Madrid. Gelandang asal Jerman itu yakin dirinya akan terus bermain hingga gantung sepatu bersama Los Blancos.

Kroos baru saja mengumumkan pensiun dari Timnas Jerman pada Jumat (2/7/2021) lalu, tak lama setelah negaranya tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa 2020 di tangan Inggris.

Pemain 31 tahun itu mengaku ingin fokus membela Madrid di sisa karier profesionalnya, dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. Ada kabar ia juga tak akan masuk dalam rencana pelatih baru Jerman, Hansi Flick.

DUESSELDORF, GERMANY - JUNE 07: Toni Kroos of Germany reacts during the international friendly match between Germany and Latvia at Merkur Spiel-Arena on June 07, 2021 in Duesseldorf, Germany. (Photo by Lars Baron/Getty Images)Kroos sudah memainkan laga terakhir bersama Jerman di Piala Eropa 2020. Foto: Getty Images/Lars Baron

Kroos saat ini terikat dengan Madrid hingga Juni 2023. Sesudah kontraknya habis, ia akan berdiskusi lagi apakah ingin lanjut bermain atau tidak. Yang jelas, satu hal yang ia inginkan adalah pensiun di hadapan publik Santiago Bernabeu.

"Saya percaya tahun 2023 adalah waktu yang tepat (untuk pensiun). Saya akan berumur 33 saat itu," kata Kroos kepada Bild, dikutip Marca.

"Saya akan memutuskan apakah nantinya akan memperpanjang kontrak selama 1-2 musim, kemungkinan itu masih terbuka. Tapi saya yakin saya akan pensiun di Real Madrid."

Kroos merasa betah di Madrid, karena ia merasa dihargai di sana. Hal serupa diakuinya kadang tak terjadi saat ia membela Timnas Jerman.

"Saya tak mau menuduh siapapun di Jerman, karena banyak suporter yang menghargai saya, tapi terkadang saya merasa beberapa orang tak menghargai apa yang saya lakukan selama 11 tahun bersama timnas," lanjut Kroos.

"Berbeda dengan di Spanyol, semua orang berterima kasih pada saya sejak laga pertama saya 7 tahun silam," tegasnya.

Kroos sudah bergabung dengan Madrid sejak 2014, di periode pertama Carlo Ancelotti, yang kini kembali direkrut. Tujuh tahun berlalu, ia sudah meraih dua gelar Liga Spanyol dan tiga gelar Liga Champions.

(adp/krs)