Kapten Italia Tidur Bareng Trofi: Dulu Cannavaro, Kini Chiellini

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 12 Jul 2021 19:50 WIB
Italys captain Giorgio Chiellini, wearing a crown and holding the trophy, and his teammates arrive at a hotel after returning from London, in Rome, Monday, July 12, 2021. Italy defeated England 3-2 in a penalty shootout after a 1-1 draw, to win the Euro 2020 soccer championships in a final played at Wembley stadium in London on July 11. (AP Photo/Riccardo De Luca)
Giorgio Chiellini tidur dengan trofi Piala Eropa 2020 (AP/Riccardo De Luca)
London -

Ada tradisi yang dilanjutkan Giorgio Chiellini usai Italia merebut gelar juara. Mengikuti Fabio Cannavaro, Chiellini bisa tidur dengan trofi Euro 2020.

Chiellini memimpin Italia saat menghadapi Inggris di partai final Euro 2020 di Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Italia sempat kebobolan duluan pada menit kedua oleh gol Luke Shaw.

Tapi, Gli Azzurri tidak panik dan malah gantian menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya di menit ke-62, Leonardo Bonucci menyamakan skor jadi 1-1.

Italia akhirnya jadi juara setelah memenangi adu penalti karena skor tersebut bertahan selama 120 menit. Kegagalan Bukayo Saka mengeksekusi penalti kelima Inggris membuat Italia menang 3-2.

Bagi Italia ini adalah trofi kedua mereka di Piala Eropa sekaligus membayar kegagalan saat dibantai 0-4 oleh Spanyol di 2012. Lebih menggembirakan, Italia bisa bangkit setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 dan kini sudah 34 laga tanpa kalah.

Apalagi ini juga jadi trofi pertama Italia setelah terakhir berjaya di Piala Dunia 2006. Chiellini pun bisa tidur nyenyak semalaman dengan trofi Henri Delaunay.



"Mengikut jejak yang terhebat, @fabiocannavaro," ujar Chiellini di akun twitter-nya.

Cuitan Giorgio Chiellini itu pun dibalas Cannavaro yang merupakan kapten Italia saat memenangi Piala Dunia keempat mereka 15 tahun lalu.

"Terima kasih Kapten, ini adalah hari hebat untuk orang Italia. Saran saya tolong selimuti anak (trofi) tersebut," timpal Cannavaro.

Chiellini patut bangga karena dia berhasil menyudahi puasa 53 tahun Italia di Piala Eropa, setelah terakhir juara pada 1968. Ini adalah gap terpanjang untuk sebuah tim.

Ingin menyaksikan berita-berita soal Euro 2020? Silakan klik link ini.

(mrp/rin)