Ada Jampi-Jampi Chiellini di Balik Gagalnya Penalti Saka

ADVERTISEMENT

Ada Jampi-Jampi Chiellini di Balik Gagalnya Penalti Saka

Randy Prasatya - Sepakbola
Rabu, 14 Jul 2021 06:20 WIB
Italys Giorgio Chiellini, right, shakes hans with Englands Bukayo Saka ahead of extra time during the Euro 2020 final soccer match between Italy and England at Wembley stadium in London, Sunday, July 11, 2021. (Facundo Arrizabalaga/Pool via AP)
Giorgio Chiellini keluarkan jampi-jampi sampai Bukayo Saka gagal eksekusi penalti. (Foto: AP/Facundo Arrizabalaga)
Jakarta -

Ada hal menarik dari kegagalan eksekusi penalti Bukayo Saka ke gawang Italia. Ternyata, Giorgio Chiellini sempat mengeluarkan jampi-jampi.

Italia berhasil mengalahkan Inggris dalam final Euro 2020. Gli Azzurri menang adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 sampai extra time.

Nah, dalam adu penalti Saka menjadi eksekutor kelima Inggris. Andai tembakan pemain milik Arsenal itu masuk, duel bakal lanjut ke penendang tambahan.

Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, berhasil menepis bola tembakan Saka. Keberhasilan itu ternyata mengandung mistis karena Chiellini berteriak 'kiricocho'. Konon itu adalah jampi-jampi yang dipercayai oleh publik sepakbola Argentina.

"Halo Christian, aku mengonfirmasi semuanya! Kiricocho!" ujar Chiellini dalam videonya kepada wartawan ESPN Argentina.

Kiricocho bermula saat Carlos Bilardo, pelatih legendaris Argentina yang memenangi Piala Dunia 1986, masih membesut Estudiantes pada 1982.

Pada masa itu, ada satu suporter Estudiantes bernama Kiricocho yang dianggap membawa sial. Setiap Kiricocho hadir ke sesi latihan Estudiantes selalu ada pemain yang cedera.

Bilardo mempercayai hal itu kemudian mengirim Kiricocho untuk menonton latihan lawan. Keputusan Bilardo berjalan baik dan Estudiantes pada musim tersebut keluar sebagai juara dengan cuma kalah dari Boca Junior.

Satu-satunya kekalahan itu juga dikarenakan Kiricocho gagal mendekati pemusatan latihan Boca Junior. Mitos tersebut sampai saat ini terus dipercaya dan sudah sering digunakan oleh banyak pesepakbola milenium.

Bek Spanyol saat juara Piala Dunia 2010, Joan Capdevilla, juga pernah meneriakkan kiricocho pada partai final kontra Belanda. Alhasil, Arjen Robben gagal mencetak gol saat sudah berhadapan satu lawan satu dengan Iker Casillas.

"Saya hanya sekali menyebut kata itu saat Iker (Casillas) melakukan penyelamatan heroik terhadap tendangan Arjen Robben," ujar Capdevilla kepada Movistar Plus.



Simak Video "Euro 2020 Dibuka Turki Vs Italia, Ini Daftar Skuadnya"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/bay)