Fabregas Peringatkan Messi: Ligue 1 Tak Semudah yang Dibayangkan

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 12 Agu 2021 07:30 WIB
PSGs Neymar, center, takes on the Marseille defence during the French League One soccer match between Paris Saint-Germain and Marseille at the Parc des Princes in Paris, France, Sunday, Sept.13, 2020. (AP Photo/Michel Euler)
Cesc Fabregas memperingatkan Lionel Messi kalau Ligue 1 tak semudah yang dibayangkan (Foto: AP/Michel Euler)
Jakarta -

Kedatangan Lionel Messi membuat Paris Saint-Germain makin dijagokan menjuarai Ligue 1. Namun, Cesc Fabregas memperingatkan kalau Ligue 1 tak semudah itu untuk ditaklukkan.

PSG menyambut musim 2021/2022 dengan mendatangkan Lionel Messi. Les Parisiens mendapatkan Messi usai bintang asal Argentina itu pisah jalan dengan Barcelona.

Kedatangan Messi membuat PSG disebut-sebut punya tim super. Mereka sebelumnya sudah punya Neymar, Kylian Mbappe, Angel Di Maria, dan kemudian merekrut Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum, Gianluigi Donnarumma, sampai Sergio Ramos pada bursa musim panas ini.

Dengan skuad mentereng itu, PSG dijagokan mendominasi Ligue 1 musim ini. Cesc Fabregas yang kini memperkuat AS Monaco itu menyebut tekanan akan ada di PSG.

"Ketika PSG tidak juara, semua orang melihatnya sebagai bencana karena mereka menghabiskan banyak uang," ujar Fabregas kepada MirrorSport.

"Semua orang melihatnya sebagai liga satu tim, tapi dalam lima tahun terakhir, mereka (PSG) juara tiga kali dan di tengah-tengahnya ada Monaco dan Lille, memutus laju mereka."

"Saya bilang ini adalah liga yang kompetitif, tidak semudah yang orang kira, sangat agresif, sangat intensif, sangat cepat, para pemainnya sangat kuat, mereka bertahan dengan baik."

Setelah jadi juara Ligue 1 dalam tiga musim beruntun, PSG gagal mempertahankannya pada musim 2020/2021 lalu. Mereka finis runner-up di belakang Lille. Sementara AS Monaco memutus dominasi PSG dengan menjadi juara Ligue 1 pada 2016/2017.

"Saya yakin Pochettino memilih punya skuad fantastis dengan tekanan besar, tahu kalau dia harus menang, daripada sebaliknya," lanjut mantan rekan Messi di Barcelona itu itu.

"Mereka pasti punya tekanan ketika Anda menciptakan tim super, karena jelas mereka ingin juara Liga Champions. Mereka sudah lama berusaha dan ini seperti dorongan terakhir."

"Tidak ada yang lebih baik daripada Lionel Messi, tidak ada bek yang lebih baik daripada Ramos, Wijnaldum adalah salah satu gelandang terbaik saat ini, Achraf Hakimi adalah bek kanan terbaik di Eropa. Sepertinya mereka melakukan dorongan ekstra, terakhir, untuk melihat ke mana ini akan membawanya," kata Fabregas.

(nds/pur)