Milan Harus Konsisten

Jelang Milan vs Lyon

Milan Harus Konsisten

- Sepakbola
Senin, 03 Apr 2006 11:53 WIB
Milan Harus Konsisten
Jakarta - Dengan menyimpan pemain intinya di pertandingan Seri A melawan Lecce, Minggu (2/4/2006), pelatih Carlo Ancelotti jelas telah memilih fokus ke Liga Champions. Tinggal kini bagaimana Milan konsisten dengan pilihannya.Karena menyimpan pemain andalannya Filippo Inzaghi, Andriy Shevchenko dan Kaka, Milan harus menelan pil pahit kalah 0-1 dari Lecce. Kesempatan untuk mengejar Juventus di Seri A semakin tipis. Perbedaan keduanya kini menjadi 9 poin.Kekalahan dari Lecce merupakan pertandingan kedua Milan berturut-turut gagal mencetak gol. Wajar jika Ancelotti khawatir akan produktifitas timnya, meski kali ini bermain di San Siro.Selain lini depan yang istirahat lebih, Milan juga mendapat angin segar dengan kembalinya kapten Paolo Maldini dan Marcos Cafu dari cedera. Keduanya sudah dimainkan saat melawan Lecce. Sementara Jaap Stam yang cedera lutut, juga sudah kembali berlatih. Stamina tim memang sangat dibutuhkan, karena Milan harus menang saat menjamu Lyon di leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu (5/4/2006). Jika hasilnya imbang dengan gol, maka Lyon berhak maju karena gol tandang.Selain Liga Champions, Milan tidak punya pilihan lain jika ingin meraih gelar musim ini. Di Liga Italia Seri A, Ancelotti baru saja mengibarkan bendera putih. Sementara di Coppa Italia Maldini cs sudah tersingkir di babak perempat final, kalah dengan agregat 1-3 dari Palermo.Jika melihat kepentingan di Liga Champions, tentu saja kekalahan dari Lecce tidak memiliki arti yang besar. Asalkan bayarannya adalah kemenangan atas Lyon.Hanya saja perjalanan untuk menjadi juara di Liga Champions masih panjang. Masih ada empat ujian yang harus dilewati. Tetapi Milan juga harus sadar ada petaka yang cukup besar menanti jika gagal di Liga Champions. Bukan hanya mengakhiri musim tanpa gelar, tetapi juga terancam harus melalui babak kualifikasi untuk ke Liga Champions musim depan.Saat ini selisih dengan Inter Milan di peringkat tiga klasemen Seri A hanya dua poin. Cukup besar kemungkinan rival sekotanya itu bisa menyalip, di saat Milan sedang fokus ke Liga Champions. Jika ini terjadi, maka akan menjadi musim kedua berturut-turut tanpa gelar, atau yang ketiga dalam lima tahun masa kerja Anceloti di Milan.Soal Ancelotti, konsistensi Milan pun kembali di uji. Bulan lalu pelatih asal Italia itu baru saja menandatangani kontrak baru. Namun jika kekecewaan terus berkembang, bukan tidak mungkin kesepakatan tersebut dikoreksi. Apalagi Ancelotti juga sudah jelas punya peminat, masuk dalam tujuh pelatih incaran Real Madrid.Foto: Carlo Ancelotti (Repubblica). (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads