Pochettino: Donnarumma Bahagia Kok di PSG

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 28 Sep 2021 09:40 WIB
Italys goalkeeper Gianluigi Donnarumma arrives  ahead of the French L1 football match between Paris-Saint Germain (PSG) and Clermont Foot 63 at the Parc des Princes Stadium in Paris on September 11, 2021. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)
Gianluigi Donnarumma bahagia di Paris Saint-Germain (AFP/FRANCK FIFE)
Paris -

Pelatih Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino memastikan hubungan Gianluigi Donnarumma dan Keylor Navas baik-baik saja. Ini sekaligus membantah isu Donnarumma yang ngambek.

Donnarumma gabung PSG pada bursa transfer musim panas lalu dengan status cuma-cuma. Ini setelah kontraknya di AC Milan habis.

Donnarumma datang ke Paris dengan status sebagai juara Euro 2020 bersama Timnas Italia sekaligus pemain terbaik di turnamen tersebut.

Dengan demikian, wajar saja jika Donnarumma dijagokan jadi kiper utama Les Parisiens. Sayangnya kenyataan sejauh ini tidak sesuai harapan Donnarumma.

Kiper berusia 22 tahun itu baru bermain dua kali di seluruh kompetisi dan masih kalah bersaing dengan Navas, yang sudah diturunkan di tujuh pertandingan berbeda.

Kondisi ini lantas membuat Donnarumma dikabarkan tidak betah, karena dia sebenarnya sudah dijanjikan posisi kiper utama ketika pindah ke PSG.

Nah, Donnarumma pun diisukan mau pergi musim panas tahun depan dengan Juventus sebagai tujuannya. Tapi, kabar ini buru-buru dibantah Pochettino selaku pelatih.

Sebab, kondisi di bawah mistar PSG memang sengaja diciptakan olehnya, mengingat Gianluigi Donnarumma dan Navas sama-sama punya kemampuan kelas wahid.

Oleh karenanya, Pochettino ingin melihat keduanya bersaing secara sehat untuk memperebutkan posisi kiper nomor satu.

"Donnarumma tidak bahagia? Kami punya dua kiper hebat. Mereka harus beradaptasi dengan kebutuhan pelatih," ujar Pochettino seperti dikutip Football-Italia.

"Untuk saat ini kami sudah puas. Seperti halnya pemain pada umumnya, kiper selalu ingin bermain. Mereka berlatih dengan baik kok, atmosfernya bagus. Tentu saja kami tetap harus mencari keseimbangan yang tepat di dalam tim," sambungnya

(mrp/raw)