Wijnaldum Tak Bahagia di PSG

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 12 Okt 2021 00:35 WIB
Paris Saint-Germains Dutch midfielder Georginio Wijnaldum warms up prior the UEFA Champions League Group A football match Club Brugge against Paris Saint-Germain (PSG) at Jan Breydel Stadium in Bruges, on September 15, 2021. (Photo by KENZO TRIBOUILLARD / AFP)
Georginio Wijnaldum tak bahagia di Paris Saint-Germain (AFP/KENZO TRIBOUILLARD)
Amsterdam -

Georginio Wijnaldum mengaku tak bahagia di Paris Saint-Germain karena jarang bermain. Tapi, dia tidak mau menyerah dan siap memperjuangkan tempatnya.

Wijnaldum pindah ke PSG dengan status bebas transfer setelah kontraknya tak diperpanjang Liverpool. Wijnaldum pun diprediksi bakal mengisi satu tempat di skuat inti Les Parisiens.

Pasalnya Wijnaldum punya kemampuan mantap saat bertahan dan menyerang. Sayangnya, sejauh ini kenyataan belum sesuai harapan Wijnaldum.

Wijnaldum memang tampil 11 kali dari 12 pertandingan yang dilakoni PSG sejauh ini. Tapi dari total 1080 menit, Wijnaldum cuma bisa melakoni tak lebih dari setengahnya atau sekitar 502 menit.

Ini menunjukkan Wijnaldum memang belum mendapat kepercayaan pelatih Mauricio Pochettino sepenuhnya. Wijnaldum masih harus bersaing dengan Marco Verratti, Idrissa Gueye, Leandro Paredes, Ander Herrera, dan bahkan Angel Di Maria.

Kondisi ini membuat Wijnaldum gerah karena dia tidak bisa unjuk kemampuan sepenuhnya. Walhasil, Wijnaldum pun berkeinginan untuk tampil lebih baik sehingga dapat mencuri hati Pochettino.

Wijnaldum sudah pasti ingin tampil rutin mengingat dia adalah andalan di Timnas Belanda untuk menghadapi Piala Dunia 2022.

"Saya memang belum sepenuhnya puas (terkait kariernya di PSG). Situasinya tidak sesuai keinginan saya, tapi itulah sepakbola," ujar Georginio Wijnaldum seperti dikutip ESPN.

"Saya harus belajar untuk mengatasi itu. Saya seorang petarung. Saya harus tetap positif dan bekerja keras untuk mengubah ini. Saya begitu sering bermain dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini berbeda dan saya harus membiasakan diri," sambungnya

"Saya sebenarnya begitu antusias dengan petualangan baru ini dan kemudian hal ini terjadi. Sangat sulit memang. Anda pasti khawatir ketika Anda tidak bermain. Tapi ini baru awal musim. Apapun bisa terjadi dan saya mencoba tetap positif."

(mrp/nds)