Courtois Dituding Cuma Bisa Mengeluh!

Randy Prasatya - Sepakbola
Rabu, 13 Okt 2021 10:51 WIB
MUNICH, GERMANY - JULY 02: Thibaut Courtois of Belgium looks dejected after the Italy first goal scored by Nicolo Barella during the UEFA Euro 2020 Championship Quarter-final match between Belgium and Italy at Football Arena Munich on July 02, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Thibaut Courtois dituduh tukang mengeluh. (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Jakarta -

Rafael van der Vaart melancarkan kritik kepada Thibaut Courtois, yang mengeluh soal banyaknya agenda pertandingan buatan UEFA. Mantan gelandang Real Madrid itu dianggap kebanyakan mengeluh.

Belgia kandas di tangan Italia dalam perebutan tempat ketiga di UEFA Nations League akhir pekan lalu. Courtois selaku kiper Belgia mengeluhkan banyaknya pertandingan yang harus dimainkan para pesepakbola akhir-akhir ini selepas laga.

Van der Vaart tak setuju dengan pernyataan kiper Real Madrid itu. Courtois dianggap cuma bisanya mengeluh saja, padahal dia meraup banyak uang sebagai pemain.

"Saya pikir itu omong kosong banget, sih!" kata Van der Vaart seperti dikutip dari Marca.

"Anda punya waktu enam bulan tanpa sepakbola. Anda bermain, klub membayar Anda dengan uang yang banyak, tentu saja jadwal sangat padat. Namun, pesepakbola semua harus menjalaninya."

"Kompetisi adalah hal yang paling menyenangkan, tetapi mereka malah merengek," pria asal Belanda itu menegaskan.

Komentar Van der Vaart muncul setelah Courtois mengklaim pertandingan perebutan tempat ketiga hanya untuk uang. Dia merasa seharusnya ditiadakan karena sudah tidak menarik.

"Kami hanya memainkan pertandingan ini karena itu berarti uang ekstra untuk UEFA. Lihat berapa banyak susunan pemain kedua tim telah berubah," kata Courtois, dilansir dari Mundo Deportivo.

"Seandainya kedua tim berada di final, bisa jadi pemain-pemain lain yang akan tampil di final. Itu hanya menunjukkan bahwa kami terlalu banyak bermain," sambungnya.

"UEFA menggelar trofi tambahan, Conference League, yang mana itu juga sama saja. Mereka merasa terganggu ketika beberapa tim menginginkan European Super League, tetapi mereka tidak peduli dengan para pemainnya. Mereka hanya peduli dengan kantong mereka, soal uang," demikian kata Thibaut Courtois.



Simak Video "Turnamen Baru! UEFA Tampilkan Trofi Liga Konferensi Eropa"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/krs)