'Ballon d'Or Mestinya Diberikan pada Messi'

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 14 Okt 2021 19:40 WIB
Argentinas Lionel Messi attends a team training session ahead of a FIFA World Cup Qatar 2022 qualifier match in Buenos Aires, Argentina, Wednesday, Oct. 6, 2021. (AP Photo/ Natacha Pisarenko)
Pelatih PSG Mauricio Pochettino menjagokan Lionel Messi merebut Ballon d'Or 2021. (Foto: AP/Natacha Pisarenko)
Paris -

Pelatih Paris St. Germain Mauricio Pochettino menjagokan pemainnya sendiri, Lionel Messi, untuk memenangi Ballon d'Or 2021. Messi sukses bersama Argentina.

Megabintang sepakbola tersebut menjadi pemain paling berpengaruh Argentina saat memenangi Copa America 2021. Messi mengemas empat gol plus lima assist dalam tujuh penampilan untuk memimpin Albiceleste meraih trofi juara pertamanya selama nyaris tiga dekade.

Selain itu Messi punya statistik mentereng dengan torehan 38 gol plus 14 assist dalam 47 penampilan untuk Barcelona di sepanjang musim lalu. Sekalipun Barca hanya memenangi Copa del Rey, finis ketiga di LaLiga dan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.

Nama Lionel Messi masuk ke dalam daftar 30 nominasi peraih Ballon d'Or 2021 yang telah diumumkan. Messi diyakini akan bersaing ketat dengan Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, dan Jorginho.

Pochettino membantah anggapan bias mengingat Messi adalah pemain PSG. Menurut mantan pelatih Tottenham Hotspur itu, Messi memang pantas mendapatkannya.

"Ballon d'Or mestinya diberikan kepada Messi tanpa keraguan," cetus Pochettino kepada El Partidazo de COPE, yang diwartakan Metro.

"Dan seandainya saya tidak melatih Messi, saya tetap akan mengatakan Messi yang berhak. Saya menjawabnya dengan sepenuh hati. Saya selalu mengatakan apa yang saya rasakan. Di podium dengan dia, mestinya ada Lewandowski dan Cristiano."

Selanjutnya, Pochettino membicarakan tentang kandidat terkuat juara Liga Champions 2021/2022. PSG difavoritkan setelah menggaet Messi beserta empat pemain top lainnya seperti Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum, Sergio Ramos, dan Gianluigi Donnarumma.

"Tim favorit memenangi Liga Champions itu Chelsea, lebih daripada segalanya karena mereka itu juara bertahan," cetus Pochettino.

(rin/krs)