Mueller Kecewa Hasil Ballon d'Or, Kasih Peringatan Ini ke Barca!

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 01 Des 2021 14:20 WIB
Bayern Munichs German forward Thomas Mueller celebrates his goal during the UEFA Champions League first round group E football match between Barcelona and Bayern Munich at the Camp Nou stadium in Barcelona on September 14, 2021. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Thomas Mueller Tak Puas dengan Hasil Ballon d'Or, Peringatan buat Barcelona. (Foto: AFP/LLUIS GENE)
Munich -

Thomas Mueller ingin menunjukkan supremasi sepakbola Jerman usai kegagalan Robert Lewandowski di Ballon d'Or 2021. Ini bisa menjadi peringatan bagi Barcelona.

Bomber Bayern Munich itu harus merelakan Ballon d'Or melayang ke tangan Messi lagi setelah finis kedua dalam pemungutan suara. Sekalipun tidak sedikit yang berpendapat bahwa Lewandowski lebih layak mendapatkannya setelah menceploskan 64 gol dalam 54 penampilan di sepanjang tahun ini.

Messi sendiri membukukan 38 gol untuk Barcelona pada musim lalu meskipun tidak cukup tajam di awal kariernya bersama Paris St. Germain. Namun, superstar Argentina itu dianggap memiliki nilai plus lain setelah menginspirasi negaranya memenangi Copa America.

Kekecewaan Thomas Mueller atas hasil Ballon d'Or memungkinkan menjadi 'alarm' buat Barcelona. Soalnya Blaugrana mesti menang di kandang Bayern pada laga terakhir fase grup Liga Champions untuk melangkah ke babak 16 besar.

Itu jelas pekerjaan menantang bagi Los Cules mengingat Bayern selalu memenangi tiga duel terakhir mereka. Die Roten mendominasi Barca dengan memasukkan 14 gol dan hanya kemasukan empat gol. Adapun tantangan lain untuk Barca karena Mueller mengindikasikan Bayern akan tampil all-out sekalipun dipastikan telah lolos.

"Daru sudut padang seorang Bavaria, Polandia, dan Jerman gelaran Ballon d'Or kemarin malam sungguh-sungguh mengecewakan," tulis penyerang Bayern itu dalam akun LinkedIn resminya. "Untuk beberapa lainnya, sedikit lebih mengecewakan lagi."

"Meskipun aku sudah bermain sepakbola sedikit lebih lama dan itulah mengapa aku tidak terlalu kaget dengan hasilnya (sama dengan Franck Ribery di 2013), semuanya membentuk dan menguatkan sebuah pemikiran di dalam diriku: Kami punya pemain-pemain hebat di Bundesliga dan kami jangan bersembunyi."

"Bagaimanapun, kesuksesan internasional diperlukan untuk mendapatkan pengakuan global. Ini juga menjadi sebuah motivasi yang sangat besar bagiku untuk menyeimbangkan semuanya agar membawa trofi Liga Champions kembali ke Munich, dan menunjukkan kepada dunia apa yang sedang terjadi. Dan terutama, apa yang bisa ditawarkan oleh sepakbola Jerman."

"Kami punya kesempatan lain untuk melakukannya pada Hari Rabu depan di Liga Champions melawan Barcelona," lanjut Mueller dikutip Stadium Astro.

"Sebagai catatan: Dengan Lionel Messi, dia mungkin pesepakbola individu terbaik yang pernah dihasilkan. Jadi selamat untuk Lionel karena memenangi Ballon d'Or, meskipun aku merasa Robert Lewandowski akan lebih pantas mendapatkannya kali ini," pungkas Thomas Mueller.

(rin/krs)