5 Masalah di Ruang Ganti PSG: Messi, Neymar, Mbappe Terlibat

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 23 Des 2021 17:20 WIB
PARIS, FRANCE - SEPTEMBER 28: (L - R) Lionel Messi, Neymar and Kylian Mbappe of Paris Saint-Germain celebrate after victory in the UEFA Champions League group A match between Paris Saint-Germain and Manchester City at Parc des Princes on September 28, 2021 in Paris, France. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Ruang ganti PSG tidak harmonis, ada sederet masalah. (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Jakarta -

Meski bertabur bintang top, Paris St. Germain belum memenuhi ekspektasi. Kabarnya, ada sederet masalah yang memengaruhi ruang ganti PSG.

Les Parisiens diberkahi skuad glamor setelah mendatangkan pemain-pemain macam Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum, Gianluigi Donnarumma, Sergio Ramos dan sang megabintang Lionel Messi di musim panas lalu.

Dengan demikian, PSG praktis digadang-gadang tidak hanya akan mendominasi sepakbola Prancis, tapi juga akan merebut target utamanya: Liga Champions. Namun, kenyataan tidak selalu berbanding lurus dengan ekspektasi.

PSG memang mulus di Ligue 1 setelah memuncaki klasemen dengan keunggulan 13 poin dari rival terdekatnya, Nice. Namun, tim besutan Mauricio Pochettino itu kerap menunjukkan performa kurang meyakinkan. Sedangkan di Eropa, PSG tak mampu menjuarai grupnya usai finis sebagai runner-up di bawah Manchester City untuk maju ke 16 besar.

Rupanya ada serangkaian masalah yang menyelimuti ruang ganti PSG, yang melibatkan Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe. Dilansir Marca, L'Equipe melaporkan bahwa ruang ganti PSG kurang harmonis.

1. Donnarumma vs Navas: Sejak awal transfer Donnarumma ke Parc des Princes sudah dipertanyakan lantaran PSG sudah memiliki Keylor Navas. Keduanya kemudian dirotasi sampai saat ini, kebijakan yang dikeluhkan kiper Italia itu.

2. Kontrak baru Mbappe: Bintang sepakbola Prancis itu memungkinkan angkat kaki dari Paris di musim panas tahun depan ketika kontraknya habis. Menurut gosip yang beredar, keengganan Mbappe meneken kontrak baru dipengaruhi oleh skuad PSG yang terbelah antara kelompok pemain-pemain Amerika Selatan dan pemain-pemain berbahasa Prancis.

Kelompok yang disebut pertama disebut-sebut dipimpin oleh Hakimi bersama Mbappe, yang kabarnya menjadi kurang dekat dengan kelompok pemain Amerika Selatan ketimbang musim-musim sebelumnya.

3. Tingkah laku Neymar: PSG cukup lama disorot karena perilaku superstar Brasil itu. Neymar diyakini tidak sepenuhnya nyaman dengan peran barunya setelah megatransfer di musim panas lalu. Selain itu Neymar juga pernah tidak datang di sebuah acara wajib bersama beberapa sponsor klub. Aksi mantan penggawa Barcelona itu nyaris membuat dia dijatuhi denda yang sangat besar.

4. Masalah Pesta: Masalah lain di ruang ganti klub Paris itu adanya perbedaan privilese di antara beberapa pemain dan yang lainnya. L'Equipe melaporkan, dua pemain Amerika Selatan muncul di sesi latihan klub dengan kondisi yang lelah setelah berpesta di malam sebelumnya.

Messi sendiri menggelar pesta untuk merayakan suksesnya memenangi Ballon d'Or ketujuh di sebuah klub yang dihadiri beberapa rekan setimnya. Keesokan harinya Messi dan Leandro Paredes melewatkan latihan PSG karena gastroenteritis. Situasi ini membuat kesal pemain-pemain PSG lain yang menuntut respons lebih tegas dari Pochettino dan direktur Leonardo.

5. Rumah Tangga Icardi-Wanda Nara: Isu perselingkuhan Mauro Icardi membuat hubungannya dengan Wanda Nara, istri sekaligus agennya, sempat panas pada beberapa bulan lalu. PSG mengizinkan Icardi libur selama tiga hari demi menyelamatkan pernikahannya, keputusan yang kurang diterima oleh para pemain PSG.

(rin/krs)