Lewandowski Pilih Jorginho di Atas Messi dan Ronaldo karena...

Randy Prasatya - Sepakbola
Rabu, 19 Jan 2022 10:08 WIB
Chelseas Jorginho celebrates after scoring his sides first goal during the English Premier League soccer match between Chelsea and Manchester United at Stamford Bridge stadium in London, Sunday, Nov. 28, 2021. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)
Jorginho dianggap tampil sip selama 2021. (Foto: AP/Kirsty Wigglesworth)
Jakarta -

Robert Lewandowski menjelaskan alasannya kenapa memilih Jorginho untuk bisa meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2021. Salah satunya karena Jorginho meraih gelar penting di kompetisi.

Setiap orang harus memilih tiga pemain untuk penghargaan ini secara berurutan. Striker Bayern Munich dan Polandia Lewandowski memilih Jorginho, diikuti oleh Lionel Messi dan mantan striker Juventus Cristiano Ronaldo.

Jorginho telah berada di Italia sejak masih remaja. Dia sukses besar dalam sepakbola pada 2021 dengan memenangkan Liga Champions dan Piala Super Eropa bersama Chelsea, kemudian Piala Eropa bersama Azzurri.

"Saya selalu melihat pemain ofensif, tetapi apa yang dimenangkan Jorginho sangat berarti," kata Lewandowski seperti dikutip dari Football Italia.

"Anda harus tetap netral. Dia juga mencetak gol-gol penting meski menjadi nomor enam. Tahun itu baginya sangat gila dengan Chelsea dan Italia," tegasnya.

Lewandowski sejatinya orang yang terpilih meraih gelar Pemain Terbaik FIFA 2021. Dia mengalahkan Lionel Messi dan Mohamed Salah dalam tiga nominasi final.

Ini adalah penghargaan kedua secara beruntun untuk Lewandowski. Edisi sebelumnya, dia mampu mengungguli Cristiano Ronaldo dan Messi.

Sejak saat itu, pemain berusia 33 tahun itu hampir tidak pernah kehilangan performa mencetak golnya. Dia berhasil mencetak 51 gol dalam 45 pertandingan untuk klub dan negara selama 2021

Dia membantu Bayern memenangkan Piala Dunia Klub FIFA pada Februari 2021. Die Roten kemudian menyabet gelar Bundesliga di tahun yang sama.

Lewandowski juga memegang rekor Bundesliga dengan mencetak 41 gol dalam 29 pertandingan. Eks juru gedor Borussia Dortmund itu melewati catatan milik Gerd Muller, yakni 40 gol dalam 34 pertandingan selama musim 1971/72.

Dia juga mencetak delapan gol dalam 12 pertandingan kualifikasi untuk membantu Polandia ke play-off Piala Dunia di Qatar Desember. Polandia nantinya harus berhadapan dengan Rusia.

(ran/pur)