Play-off Piala Dunia 2022: Polandia Akan Boikot Laga Melawan Rusia

ADVERTISEMENT

Play-off Piala Dunia 2022: Polandia Akan Boikot Laga Melawan Rusia

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 26 Feb 2022 20:35 WIB
SAINT PETERSBURG, RUSSIA - JUNE 23: Players of Poland pose for a team photo prior to the UEFA Euro 2020 Championship Group E match between Sweden and Poland at Saint Petersburg Stadium on June 23, 2021 in Saint Petersburg, Russia. (Photo by Anton Vaganov - Pool/Getty Images)
Timnas Polandia menolak bertanding melawan Rusia di play-off Piala Dunia 2022 (Foto: Getty Images/Anton Vaganov - Pool)
Jakarta -

Tim nasional Polandia menolak bertanding melawan Rusia di play-off Piala Dunia 2022. Ini menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Polandia dijadwalkan menghadapi Rusia di Moskow dalam pertandingan play-off Piala Dunia 2022 pada 24 Maret. Pemenang dari pertandingan ini akan menghadapi pemenang dari laga Swedia vs Republik Ceko untuk memperebutkan tiket ke Qatar.

Awalnya, Polandia hanya menolak bertanding di Rusia. Asosiasi Sepakbola Polandia bersama dengan Swedia dan Republik Ceko kemudian merilis pernyataan mendesak agar FIFA tidak menggelar pertandingan play-off di Rusia.

Namun, kini timnas Polandia menyatakan tidak mau bertanding melawan Rusia. Presiden Asosiasi Sepakbola Polandia Cezary Kulesza menyatakan posisi timnasnya.

"Cukup dengan kata-katanya, waktunya beraksi," Kulesza menulis di akun Twitter-nya seperti dilansir BBC.

"Karena eskalasi agresi Rusia ke Ukraina, tim nasional Polandia tidak mau memainkan pertandingan play-off melawan Rusia."

"Ini adalah satu-satunya keputusan yang tepat. Kami sedang dalam pembicaraan dengan Swedia dan Republik Ceko untuk mengajukan posisi bersama ke FIFA."

FIFA sendiri belum mengambil keputusan soal pertandingan ini.

"Kami akan memantau hal ini dengan seksama sebagai hal yang mendesak. Pertandingan pertama masih satu bulan lagi," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino dalam konferensi pers pada hari Kamis (24/2/2022).

"Kami harap situasi ini akan diselesaikan sebelum itu, well sebelum itu, sesegera mungkin, dan kami ingin percaya kepada hal itu," katanya.

(nds/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT