Jelang Final Champions
Lupakan Pesta Gol
Rabu, 17 Mei 2006 10:58 WIB
Jakarta - Ronaldinho dan Thierry Henry memang topskor Barcelona dan Arsenal di Liga Champions. Tetapi jangan terlalu berharap di partai puncak di Paris, Kamis (18/5/2006) dini hari nanti keduanya bakal mengumbar gol.Ronaldinho memang bukan striker murni. Namun koleksi 7 gol di Liga Champions musim ini menempatkannya sebagai topskor kedua setelah pemain AC Milan Andriy Shevchenko yang lebih banyak dua gol. Sementara Henry mengantongi lima gol.Gaya permainan kedua tim yang cukup atraktif dan terbuka, juga membuat partai final ke-50 Liga Champions ini diperkirakan bakal sangat menarik. Tidak salah memang. Meski demikian, sulit untuk berharap bakal terjadi banyak gol layaknya final tahun lalu antara Liverpool dan AC Milan.Alasan paling jelas mengapa sulit terjadi pesta gol, adalah prestasi pertahanan kedua tim yang cukup mengagumkan. Arsenal memegang rekor 10 pertandingan tak kebobolan. Catatan lini belakang Barcelona memang tidak sebaik lawannyal. Tetapi sepanjang musim ini, hanya empat gol yang bersarang di gawang Victor Valdes di Liga Champions, dan tidak satu pun terjadi di empat pertandingan terakhir. Sulitnya untuk saling merontokkan pertahanan lawan ini pun sudah terbayang di benak Henry. "Anda lihat saja pertandingan semifinal lalu. Banyak orang yang berpikir Milan vs Barcelona akan menjadi pertandingan dengan banyak gol, tetapi kenyataannya tidak. Hanya 1-0. Villarreal vs Arsenal juga orang pikir demikian, tetapi kenyataan hasilnya sama (1-0)," ujarnya.Kondisi kedua tim saat ini sama-sama sempurna. Namun dari statistik pemain, Arsenal dengan Young Gunsnya kurang diunggulkan. Sangat wajar memang, sebab lawan memiliki pemain-pemain yang sarat pengalaman dan punya catatan prestasi mengkilap. Selain Ronaldinho yang adalah Pemain Terbaik Dunia, ada Samuel Eto'o Pemain Terbaik Afrika juga Deco mantan juara Liga Champions bersama FC Porto.Bek Meksiko Rafael Marquez serta sang kapten yang juga kini menjadi idola Spanyol Carles Puyol juga baru mendapat istirahat ekstra. Sementara back-up serangan diisi Ludovic Giuly, Henrik Larsson juga pemain muda Lionel Messi yang dikabarkan sudah pulih dari cedera.Tetapi pemain Barca juga tak berani meremehkan lawannya. Para pemain muda seperti Philippe Senderos atau Cesc Fabregas terbukti mampu membantu Arsenal mengalahkan tim-tim besar seperti Real Madrid atau Juventus."Kami harus mempelajari bagaimana seharusnya kami menghadapi mereka. Targetnya tentu saja menang, tetapi melawan Arsenal kami tidak boleh seperti biasa saja apalagi melakukan kesalahan meski sekecil apapun. Kami harus beradaptasi tiap pertandingan, dan menghadapi mereka pertahanan kami harus konsentrasi penuh," ujarnya.Uniknya, kedua pelatih sama-sama menyisakan teka-teki untuk lawan. Frank Rijkaard mendaftarkan nama Messi dalam skuad yang akan dibawanya, sementara Arsene Wenger mengikutkan Ashley Cole. Padahal kedua pemain sama-sama belum pasti bisa dimainkan karena baru pulih dari cedera. Kalau akhirnya sama-sama menunggu lawan, final dengan pesta gol pun hanya jadi angan-angan. (lom/)











































