Shevchenko: Ukraina Tidak Akan Menyerah Melawan Rusia!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 22 Mar 2022 18:30 WIB
GENOA, ITALY - DECEMBER 10: Andriy Shevchenko head coach of Genoa looks on before the Serie A match between Genoa CFC and UC Sampdoria at Stadio Luigi Ferraris on December 10, 2021 in Genoa, Italy. (Photo by Getty Images)
Andriy Shevchenko mendukung rakyat Ukraina menghadang agresi Rusia. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Serangan militer Rusia ke Ukraina masih belum berhenti hingga saat ini. Andriy Shevchenko menyebut negara asalnya itu tak akan menyerah melawan tentara Rusia.

Sudah hampir satu bulan sejak Rusia melancarkan agresi militer ke Ukraina. Pasukan Beruang Merah menghancurkan berbagai kota di bekas wilayah Uni Soviet itu, hingga menyebabkan jutaan warga sipil mengungsi.

Sampai saat ini belum ada titik terang untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, sudah mengupayakan pertemuan langsung dengan Vladimir Putin, tapi selalu ditolak.

Kehancuran Ukraina akibat perang dengan Rusia mendapat tanggapan legenda AC Milan, Andriy Shevchenko. Pemenang Ballon d'Or 2004 ini menyebut rakyat Ukraina tetap teguh menghadapi serangan Rusia.

Shevchenko juga memberi apresiasi kepada Zelensky yang tetap bertahan di Ukraina selama agresi Rusia. Baginya, sikap tersebut menjadi motivasi rakyat untuk bersatu di tengah situasi sulit.

"Posisi Presiden Volodymyr Zelensky sangat penting. Dia bisa saja pergi, tapi dia mengirim pesan yang jelas untuk mengatakan dia akan tinggal dan bahwa kami harus membela negara kami," kata Shevchenko, dikutip dari Mirror.

"Hal itu menyatukan rakyat Ukraina. Dia tetap bersama mereka dan kami tidak akan menyerah. Kami berjuang untuk pilihan kami, untuk kebebasan kami, untuk demokrasi kami," dia menambahkan.

Kendaraan Taktis hingga Mobil Warga Hancur Jadi Korban Perang Rusia-UkrainaKendaraan taktis hingga mobil warga hancur jadi korban Perang Rusia-Ukraina. (Foto: AP Photo)

"Ketika Anda melihat orang-orang di jalan, pergi tanpa senjata untuk menghentikan tank, itu sangat luar biasa. Kami akan bertahan sampai akhir. Rusia tidak akan pernah diterima,".

"Kemerdekaan Ukraina baru berusia 30 tahun. Ketika saya pertama kali bermain sepakbola, saat itulah kami menjadi mandiri. Dari hari pertama hingga sekarang, saya selalu bangga menjadi orang Ukraina dan orang lain tidak akan mendikte kami," demikian kata Andriy Shevchenko.



Simak Video "Ditemukan Bungkus Indomie di Bekas Markas Pasukan Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/raw)