ADVERTISEMENT

De Ligt Merinding Lihat Eriksen Masuk Lapangan

Randy Prasatya - Sepakbola
Minggu, 27 Mar 2022 21:00 WIB
Denmarks Christian Eriksen enters the pitch as a substitute player during the international friendly soccer match between the Netherlands and Denmark at the Johan Cruyff ArenA in Amsterdam, Netherlands, Saturday, March 26, 2022. The match was Eriksens first appearance for Denmark since he collapsed after suffering a cardiac arrest during a European Championship game in June. The Netherlands-Denmark friendly was being played at Amsterdams Johan Cruyff Arena, where Eriksen made his name as a playmaker for Dutch club Ajax. (AP Photo/Peter Dejong)
Momen Christian Eriksen masuk sebagai pengganti di laga melawan Belanda. (Foto: Peter Dejong/AP)
Jakarta -

Matthijs de Ligt mengaku merinding saat melihat secara langsung Christian Eriksen kembali ke lapangan usai serangan jantung. Hal itu terjadi dalam duel Belanda vs Denmark di laga uji coba.

Eriksen baru saja melewati masa-masa sulit. Eks Ajax Amsterdam, Tottenham Hotspur, dan Inter Milan itu sempat kolaps di lapangan akibat serangan jantung pada laga pertama Denmark di Euro 2020, yang digelar di musim panas 2021.

Pada prosesnya, Eriksen sudah kembali bermain dengan memperkuat Brentford di bulan lalu. Nah, bersama Timnas Denmark, Eriksen baru kembali bermain melawan Belanda.

Duel Belanda vs Denmark berlangsung di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Minggu (27/3/2022) dini hari WIB. Eriksen bikin satu gol, namun Denmark kalah 2-4.

De Ligt adalah lawan dari Eriksen pada laga ini. Bek milik Juventus itu mengakui sangat sulit mengatasi Eriksen karena teringat hal-hal buruk yang membuatnya merinding.

"Tidak mudah untuk mengatasi Eriksen, ketika dia datang ke lapangan saya merinding," kata De Ligt seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami adalah pemain, tetapi juga manusia. Pada saat itu Anda harus berpikir tentang bermain, tetapi jelas bahwa kami semua senang Christian kembali bermain di level ini," sambungnya.

Eriksen terpaksa mengakhiri petualangannya dengan Inter Milan lebih awal karena peraturan di Italia melarang pemain menggunakan alat pacu jantung atau defibrillator.

Negara-negara lain kurang ketat soal aturan ini, sehingga gelandang Denmark itu kembali berpetualang di Liga Inggris. Kali ini main untuk Brentford.



Simak Video "Olahraga Sebabkan Kematian?"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT