Mengenal Laga-laga Derbi di Liga Jepang

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 16 Apr 2022 09:40 WIB
Andres Iniesta bermain untuk Vissel Kobe saat menghadapi Kyoto Sanga dalam Derbi Kansai.
Andres Iniesta tampil untuk Vissel Kobe dalam Derbi Kansai kontra Kyoto Sanga. (Foto: dok. J.League)
Jakarta -

Gelaran J1 League 2022 diikuti 18 tim yang tersebar dari seluruh penjuru Negeri Sakura. Sama seperti kompetisi lainnya, tersaji juga laga-laga derbi.

Pertandingan derbi biasanya mempertemukan dua tim yang berasal dari satu wilayah yang sama. Laga dengan tajuk ini biasanya ditunggu-tunggu, tak terkecuali di J1 League.

Tak hanya panas di dalam lapangan, laga derbi biasanya juga menjadi pertarungan gengsi antara fans kedua klub. Hal itu semakin membuat pertandingan ini dianggap penting.

Di Jepang, laga derbi baru memanas dalam dua dekade terakhir setelah kemunculan era J.League pada 1993. Kemunculan klub-klub baru atau klub yang berpindah kandang setelah era J.League, memunculkan berbagai persaingan baru.

Di Jepang, derbi terbagi menjadi beberapa bagian. Ada derbi yang mempertemukan tim satu kota, derbi tim satu prefektur, satu daerah, hingga ada derbi nasional antara dua tim besar di Jepang.

Berikut laga-laga derbi di J.League:

Greater Tokyo Area

Greater Tokyo Area adalah daerah urban di sekitar Tokyo yang membentuk satu kesatuan daerah urban terbesar di dunia. Musim ini, ada tujuh tim yang berasal dari prefektur yang berada di dalam Greater Tokyo Area. Dari tim-tim ini, ada beberapa laga derbi panas yang tersaji.

Derbi Kanagawa mempertemukan dua tim asal Prefektur Kanagawa, Yokohama F. Marinos dan Kawasaki Frontale. Kandang kedua tim hanya berjarak tak lebih dari 10 kilometer, membuat persaingan kedua tim panas tak hanya di atas lapangan, tetapi juga bagi para fans.

Shonan Bellmare sebenarnya juga berasal dari prefektur yang sama, tetapi tak memiliki sejarah rivalitas yang sama dengan kedua tim lainnya dan jarak yang lebih jauh dibanding Marinos dan Frontale.

Selain Derbi Kanagawa, Kawasaki Frontale juga terlibat dalam laga sengit bertajuk Tamagawa Classico, mempertemukan mereka dengan F.C.Tokyo.

Dinamai Tamagawa Clasico karena kandang kedua tim dipisahkan sebuah sungai besar di Greater Tokyo Area bernama Sungai Tama, dengan kandang kedua tim berjarak tak lebih dari 20 km.

Di bagian Greater Tokyo yang lain, ada laga Derbi Shizuoka yang mempertemukan dua tim asal Prefektur Shizuoka, yakni Jubilo Iwata dan Shimizu S-Pulse. Naiknya Jubilo Iwata ke kasta teratas musim ini membuat laga derbi ini kembali dihelat setelah absen beberapa lama.

Derbi Shizouka antara Jubilo Iwata vs Shimizu S. Pulse di Liga Jepang.Derbi Shizouka antara Jubilo Iwata vs Shimizu S. Pulse. (Foto: dok. J.League)

Shimizu S-Pulse dan Jubilo Iwata juga terlibat dalam sebuah laga derbi dengan tim Prefektur Aichi, Nagoya Grampus, dalam sebuah laga bertajuk Derbi Tokai.

Ada salah satu bagian di Greater Tokyo yang diberi nama daerah Chubu yang di dalamnya terdapat wilayah Tokai yang sudah ada sejak zaman Edo, berisi prefektur Shizuoka, Aichi, Gifu, hingga Mie.

[Halaman Selanjutnya: Derbi Kansai]