Aguero Ceritakan Kronologi Sakit Jantung yang Ia Derita

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 19 Mei 2022 03:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 13: Ex Manchester City player Sergio Aguero views his statue unveiling at the Etihad Stadium on May 13, 2022 in Manchester, England. (Photo by Tom Flathers/Manchester City FC via Getty Images)
Aguero saat menghadiri acara peresmian patungnya di Manchester. Foto: Manchester City FC via Getty Ima/Tom Flathers
Jakarta -

Sergio Aguero pensiun dari sepakbola usai mengalami aritmia jantung pada Oktober tahun lalu. Namun eks penyerang Barcelona itu mengaku kesehatannya sudah tak beres sejak sesi pramusim.

Aguero, 33 tahun, menceritakan hal tersebut dalam acara televisi Spanyol, El Hormiguero. Awalnya, ia tak mengira bahwa ada masalah pada jantungnya.

"Saya mulai merasa tak enak di sesi pramusim (bersama Barcelona), dengan munculnya gejala-gejala aneh, tapi saya mengira itu disebabkan sesi latihan, cuaca yang panas," kata Aguero.

"Kemudian saya mengalami cedera dan menepi selama sebulan, namun saya tetap merasa tak nyaman," lanjutnya.

Apa yang terjadi kemudian semakin memburuk. Aguero mulai merasa napasnya cepat habis saat latihan, dan beberapa waktu berselang, penyebab sebenarnya pun terungkap.

"Lalu saya mulai berlatih dengan tim dan di sesi latihan, saya merasa sesak napas, sampai suatu hari saya bilang ke dokter bahwa saya merasa tak enak badan, lalu saya mulai merasa cukup pusing dan aritmia pun dimulai," ujar Aguero.

"Dokter mengecek kondisi saya, semuanya baik-baik saja, tapi di pekan berikutnya hal itu terjadi di stadion," katanya menambahkan.

BARCELONA, SPAIN - OCTOBER 30: Sergio Aguero of FC Barcelona looks dejected as he leaves the pitch after picking up an injury during the LaLiga Santander match between FC Barcelona and Deportivo Alaves at Camp Nou on October 30, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)Aguero di laga melawan Alaves, yang merupakan laga terakhirnya sebagai pesepakbola. Foto: Getty Images/Alex Caparros

Pada 30 Oktober 2021, Aguero yang diturunkan dalam laga melawan Alaves akhirnya diganti sebelum babak pertama usai. Ia merasa susah bernapas. Laga itu pun menjadi pertandingan profesional terakhirnya, karena ia memutuskan pensiun pada Desember.

"Saya merasa tak enak badan, saya ingin berteriak kepada wasit untuk menghentikan laga, tapi saya tak bisa berkata-kata. Saya mulai merasa pusing, jadi saya memegang tangan seorang bek (Alaves), memintanya menghentikan laga," lanjut Aguero.

"Lalu saya merasa pusing sangat pusing dan aritmia pun muncul. Ketika gejala itu berhenti, saya dibawa ke rumah sakit dan dirawat tiga hari."

"Dokter lalu bilang kepada saya bahwa saya masih bisa bermain, namun jika hal itu terjadi lagi, kondisinya bisa lebih buruk. Setelah berpikir panjang, saya pun bilang, 'Cukup. Saya masih 33 tahun, saya masih punya seorang putra dan masa depan," jelasnya.

Aguero, yang memenangi lima Premier League bersama Manchester City, hanya tampil empat kali bersama Barcelona musim ini di Liga Spanyol. Satu gol ia ciptakan, yakni ke gawang Real Madrid dalam laga El Clasico.

(adp/yna)