Idrissa Gueye Tolak Pakai Jersey LGBT PSG? Presidennya Kasih Dukungan

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 19 Mei 2022 12:20 WIB
Paris Saint-Germains Argentinian forward Lionel Messi (2ndR) is congratulated by Paris Saint-Germains French forward Kylian Mbappe (2ndL) after scoring a goal during the French L1 football match between Montpellier Herault SC and Paris Saint-Germain (PSG at Stade de la Mosson in Montpellier, southern France on May 14, 2022. (Photo by Pascal GUYOT / AFP) (Photo by PASCAL GUYOT/AFP via Getty Images)
Jersey pelangi PSG yang bernuansa dukungan buat komunitas LGBTQ. (Foto: AFP via Getty Images/PASCAL GUYOT)
Jakarta -

Ada kabar Idrissa Gueye menolak main saat klubnya, Paris Saint-Germain, memakai jersey pelangi berisikan dukungan buat komunitas LGBTQ. Gueye dapat dukungan presiden negaranya.

Gueye dikabarkan RMC Sport menolak main ketika PSG menghadapi Montpellier karena tidak mau memakai jersey yang nomor punggungnya memunculkan nuansa pelangi.

Disebutkan pula dalam laporan tersebut, Gueye ikut serta dalam skuad PSG. Tapi ia lantas menghadap Pelatih PSG Mauricio Pochettino untuk minta tidak dimainkan. Pochettino pun menyebut Gueye absen karena masalah pribadi.

Menurut L'Equipe, Gueye juga absen ketika PSG memakai jersey LGBT serupa pada musim lalu. Tapi pada saat itu pemain asal Senegal itu disebut mengalami masalah pada pencernaan.

Kabar penolakan Idrissa Gueye main untuk PSG akibat masalah jersey LGBT itu menuai pro-kontra. Walaupun ada yang minta ia dihukum, Gueye tetap dapat dukungan penuh dari Presiden Senegal Macky Sall.

"Aku mendukung Idrissa Gana Gueye. Keputusan terkait keyakinannya itu harus dihormati," kata Sall dalam sebuah cuitannya yang dilansir RT.com.

(krs/rin)