ADVERTISEMENT

Peringatan buat Galtier: Trio MNM Disebut Kuasai Ruang Ganti PSG!

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 06 Jul 2022 18:45 WIB
PARIS, FRANCE - SEPTEMBER 28: (L - R) Lionel Messi, Neymar and Kylian Mbappe of Paris Saint-Germain celebrate after victory in the UEFA Champions League group A match between Paris Saint-Germain and Manchester City at Parc des Princes on September 28, 2021 in Paris, France. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Pelatih baru PSG Christophe Galtier diperingatkan akan sulitnya mengatur ego trio MNM. (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
London -

Christophe Galtier resmi menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain. Galtier diperingatkan tentang sulitnya mengatur ego Kylian Mbappe, Neymar, dan Lionel Messi.

Entraineur berusia 55 tahun itu menggantikan posisi Mauricio Pochettino, yang dipecat PSG. Pelatih Argentina itu dianggap gagal meskipun sukses mengantar Les Parisiens ke tangga juara Ligue 1 dengan performa dominan.

Akan tetapi, Pochettino tetap diberhentikan karena tak mampu memaksimalkan trisula MNM, yang berkontribusi pada hasil mengecewakan PSG dengan kandas di babak 16 besar Liga Champions.

Gatlier menangani PSG dengan modal rekor bagus bersama Lille dan Nice. Sebelum mendarat di Parc des Prince, Galtier pernah memimpin Lille merebut gelar juara Ligue 1 2020/2021, kemudian semusim berikutnya mengantar Nice finis kelima serta mencapai final Coupe d France. Di klub barunya, Galtier akan dituntut memperoleh hasil bagus di atas lapangan, juga mengendalikan ruang ganti yang berisikan pemain-pemain top PSG termasuk Messi, Neymar, Mbappe.

Mantan pemain Premier League Gabriel Agbonlahor memahami kesulitan Pochettino di PSG. Menurut dia, Gatlier pun memungkinkan akan menghadapi situasi serupa.

''Terus terang seja, itu adalah sebuah pekerjaan yang saya rasa tidak diinginkan siapapun. Sungguh," sebut Agbonlahor kepada talkSPORT. "Pekerjaannya, besarnya ego yang ada di sana, ada Neymar, Mbappe, dan Messi. Itu tidak akan pernah berhasil."

"Itu tidak berhasil dengan Thomas Tuchel, yang menurut saya, itu seorang manajer yang lebih baik ketimbang Mauricio Pochettino," sambung mantan pemain Aston Villa itu.

"Terus terang, saya prihatin untuk Galtier karena dia tidak tahu dia terlibat untuk apa. Messi, Neymar, dan Mbappe memimpin klub itu, mereka memimpin ruang ganti. Mereka itu manajernya. Sesederhana itu. Anda tidak bisa mengganti salah satu dari mereka karena mereka akan ngambek," sembur Agbonlahor.

(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT