ADVERTISEMENT

Neymar dan Kisruh Penalti di PSG: Dulu sama Cavani, Kini Mbappe

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 15 Agu 2022 16:00 WIB
PARIS, FRANCE - AUGUST 13: Neymar Jr and Kylian Mbappe of Paris Saint-Germain speak before a penalty kick during the Ligue 1 match between Paris Saint-Germain and Montpellier HSC at Parc des Princes on August 13, 2022 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier - PSG/PSG via Getty Images)
Neymar dan Kylian Mbappe. (Foto: Aurelien Meunier - PSG/PSG via Getty Images)
Paris -

Polemik eksekutor penalti di Paris Saint-Germain kembali muncul, dan masih melibatkan Neymar. Jika dulu dengan Edinson Cavani, kini gantian Kylian Mbappe.

Laga PSG vs Montpellier di Parc des Princes, Minggu (14/8) dini hari WIB, menyoroti Mbappe dan Neymar. Dicurigai ada persaingan soal siapa yang menjadi eksekutor.

Di laga itu, PSG dua kali mendapat penalti. Pertama Mbappe maju menjadi eksekutor, namun gagal memasukkan bola.

Kemudian, penalti kedua PSG diambil Neymar. Pesepakbola Brasil itu bisa menuntaskannya menjadi gol. PSG sendiri menang 5-2 di laga itu.

Usai pertandingan, isu penendang penalti di PSG menjadi heboh karena aktivitas Neymar di media sosialnya. Pemain termahal di dunia itu menyukai unggahan di Twitter, yang isinya menyatakan dirinya tak boleh jadi penendang penalti di semua klub yang dibelanya.

Sikap Neymar kemudian memanaskan rumor bahwa dirinya dan Mbappe tengah bersaing berebut menjadi eksekutor penalti. Menanggapi polemik itu, Galtier angkat suara. Pelatih berusia 55 tahun itu menilai tak ada masalah antara keduanya, dengan eksekutor penalti di laga Paris Saint-Germain melawan Montpellier sudah diputuskan sebelumnya.

"Untuk pertandingan ini, urutannya dipilih seperti itu," kata Galtier usai pertandingan, dilansir Marca.

"Kylian menendang lebih dulu, jadi logis jika Neymar yang berikutnya. Kita lihat saja nanti ke depannya bagaimana," katanya.

Bukan kali pertama isu eksekutor penalti PSG mencuat. Pada musim 2017/2018, Neymar, yang sudah bikin 105 gol di PSG, juga pernah perang dingin dengan Edinson Cavani.

Saat PSG sudah menang 7-0, Neymar menolak memberi penalti ke Cavani. Padahal, striker Uruguay itu berpeluang bikin rekor jika bisa bikin gol lewat penalti.

Kini, Neymar kembali diisukan dengan masalah yang sama, bedanya kali ini dengan Mbappe. Penyerang muda PSG itu memang sedang memburu rekor di PSG.

Kylian Mbappe kini sudah bikin 172 gol untuk Paris Saint-Germain, terbanyak kedua setelah Edinson Cavani (200 gol). Dengan cuma berselisih 28 gol, besar peluang Mbappe menyalip rekor Cavani sebagai topscorer sepanjang masa klub.

(yna/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT