Manchester United mendatangkan Antony jelang bursa transfer ditutup. Ajax Amsterdam sempat kesal, namun harga yang ditawarkan memang sulit ditolak.
MU mengincar Antony sepanjang bursa transfer musim panas. Sampai akhirnya, Setan Merah bisa menggaet jelang deadline.
MU harus merogoh kocek sebesar 100 juta Euro untuk menebus pemain berusia 22 tahun itu. Dan Antony terbukti tokcer, dengan langsung bikin gol di debutnya saat melawan Arsenal akhir pekan lalu.
Ajax Amsterdam, lewat direktur olahraganya Gerry Hamstra, mengakui bahwa momen MU menggaet Antony sesungguhnya tidak tepat. Sebab, Ajax juga sedang sibuk membangun tim setelah ditinggal banyak bintangnya, termasuk Lisandro Martinez, yang juga pindah ke Manchester United.
Namun, harga yang ditawarkan raksasa Liga Inggris itu dinilai memang sulit ditolak. Alhasil, Ajax menerima tawaran MU.
"Waktu yang dilakukan Manchester United sangat buruk. Beberapa hari terakhir menjadi lebih sibuk setelah Ajax sedang membangun kembali skuad secara besar-besaran, setelah kepergian banyak pemain kelas atas," kata Hamstra kepada de Telegraaf.
Baca juga: Ajax Sebal Lihat Cara Antony Pindah ke MU |
"Sangat sulit untuk meninggalkan manajer kami dengan kekosongan seperti itu. Kami semua berpikir kehilangan terlalu banyak pemain tim utama, yang selalu menjadi starter. Kami menjalani musim panas dengan harapan yang sama sekali berbeda."
"Kami ingin menjaga grup tetap bersama sebanyak mungkin, untuk bisa tampil baik di Liga Champions dan melanjutkan kesuksesan. Itulah juga yang kami bicarakan dengan Alfred Schreuder [pelatih]. Tentu saja kami tahu ada beberapa hambatan. Tapi tidak ada yang memprediksi pemain kami akan dibeli dengan uang sebanyak itu," katanya.
Selain Antony dan Lisandro Martinez, Ajax Amsterdam kehilangan banyak bintangnya. Sebastien Haller pindah ke Borussia Dortmund, Nicola Tagliafico ke Lyon, dan Ryan Gravenberch serta Noussair Mazraoui yang dibajak Bayern Munich.
(yna/nds)