Donnarumma Blunder Lawan Juventus, Posisinya di PSG ...

ADVERTISEMENT

Donnarumma Blunder Lawan Juventus, Posisinya di PSG ...

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Sabtu, 10 Sep 2022 19:40 WIB
Paris Saint-Germains Italian goalkeeper Gianluigi Donnarumma dives to intercept the ball during the UEFA Champions League Group H first leg football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Juventus at Parc des Princes Stadium in Paris, on September 6, 2022. (Photo by FRANCK FIFE / AFP) (Photo by FRANCK FIFE/AFP via Getty Images)
Gianluigi Donnarumma membuat blunder melawan Juventus, tapi posisinya sebagai kiper nomor satu PSG masih aman. (Foto: AFP via Getty Images/FRANCK FIFE)
Paris -

Gianluigi Donnarumma kembali blunder saat Paris Saint-Germain mengalahkan Juventus. Meski begitu, posisi Donnarumma sebagai kiper nomor satu PSG dijamin aman.

Kiper berusia 23 tahun itu bersalah atas terjadinya gol balasan Juventus pada laga Liga Champions tengah pekan lalu. Dalam situasi sepak pojok, Filip Kostic mengirim bola ke tengah kotak penalti Donnarumma tidak segera melakukan antisipasi.

Weston McKennie kemudian menyambut bola dengan tandukan yang sukses bersarang di gawang bagian bawah PSG. Donnarumma bersalah karena tidak cepat-cepat keluar dari gawangnya untuk menghalau atau menangkap bola sehingga memudahkan McKennie.

Untunglah gol McKennie tidak memengaruhi hasil akhir yang dimenangkan PSG dengan skor 2-1. Namun, bagi Donnarumma ini adalah blunder keduanya di Liga Champions usai melakukan kesalahan fatal saat PSG disingkirkan Real Madrid di babak 16 besar musim lalu.

Les Parisiens akan menghadapi Brest dalam lanjutan Ligue 1 malam ini (10/9/2022). Lantas apakah saatnya Gianluigi Donnarumma digantikan Keylor Navas di bawah gawang PSG? Pelatih Christophe Galtier masih percaya kepada kiper Italia itu.

"Kami tidak akan merotasi posisi kiper," lugas Galtier dikutip Stats Perform. "Kita itu sering lupa bahwa Gianluigi Donnarumma masih sangat muda, sekalipun dia sudah bermain cukup lama."

"Dia sering lupa bahwa hal-hal seperti itu bisa terjadi dari sebuah sepak pojok, dan dia salah menilainya di lain hari, tapi dia cuma membuat dua penyelamatan brilian. Tentu saja saya sudah membahas soal itu dengan dia."

"Saya selalu berharap memiliki seorang kiper yang keluar untuk situasi set-piece dan sangat menojol di kotak penalti. Dia memiliki fisiknya, kualitas teknik, kemampuan melompat, dan saya tidak ingin kesalahan dari sebuah sepak pojok menghentikan dia dari apa yang ingin saya saksikan dari dia," imbuh Galtier menyoal Donnarumma.



Simak Video "PSG Jual Tiket NFT Japan Tour 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)