Fix! Bir Dilarang Dijual di Stadion Piala Dunia 2022

ADVERTISEMENT

Fix! Bir Dilarang Dijual di Stadion Piala Dunia 2022

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 18 Nov 2022 19:00 WIB
Bir Piala Dunia 2022
Bir dipastikan dilarang dijual di stadion selama Piala Dunia 2022 (AFP/PATRICK T.FALLON)
Doha -

Aturan baru dibuat penyelenggara dua hari jelang kickoff Piala Dunia 2022. Bir dipastikan lenyap dari area stadion.

Menenggak alkohol di tempat umum merupakan tindakan ilegal di Qatar, namun panitia mencoba berkompromi jelang kehadiran jutaan suporter yang sebagian besar berasal dari negara-negara yang tak mempermasalahkan hal tersebut.

Untuk menyiasatinya, FIFA meminta izin kepada Panitia Piala Dunia 2022 menyediakan tempat khusus untuk menenggak bir di beberapa area.

Sementara di stadion, ada kemungkinan suporter diizinkan untuk meminum bir saat datang dan meninggalkan pertandingan. Tapi, tidak diizinkan selama pertandingan, termasuk penjualan di dalam stadion.

Bahkan sejak pekan lalu, booth-booth Budweiser yang merupakan sponsor utama Piala Dunia juga digeser dan ditaruh di tempat terpencil. Hal ini menimbulkan kontroversi mengingat Budweiser punya kontrak wah senilai 75 juta dolar AS dengan FIFA.

Bir Piala Dunia 2022Bir Piala Dunia 2022 Foto: Getty Images-AFP

Negosiasi alot pun terjadi antara FIFA dan Pihak Panitia Lokal, sebelum akhirnya diputuskan per Jumat (18/11/2022) sore WIB, bahwa bir dilarang dijual di area stadion, bahkan di dalam area hospitality yang berharga mahal sekalipun.

Pihak Kerajaan Qatar tidak mau hanya untuk mendukung Piala Dunia, mereka harus melanggar syariat Islam. Untuk sementara bir cuma bisa dibeli di fans area yang memiliki lisensi FIFA.

Fan festival utama FIFA terletak di Al Bidda Park, yang hanya bisa menjual bir mulai pukul 18.30 waktu setempat dengan harga 50 Riyal Qatar atau 12 paun, sekitar Rp 223 ribu untuk ukuran 500ml.

Hanya ada satu booth yang menjual bir di area yang bakal dipadati 40 ribu fans tersebut dan pembelian bir dibatasi maksimal empat gelas. Bisa dibayangkan bagaimana antrian fans nantinya bukan?

Ini tentunya jadi masalah untuk fans-fans dari Eropa dan Amerika Latin yang menonton timnasnya bermain di bawah jam 18.30. Sebut saja saat Argentina bertemu Arab Saudi di laga pertama, Selasa (22/11), suhu di fan festival diprediksi mencapai 30 derajat celcius.

Selain tidak bisa menikmati bir dingin untuk menghilangkan dahaga, fans juga harus merogoh kocek dalam untuk membeli makanan. Bahkan fans Inggris yang punya tradisi nge-bir saat menonton pertandingan, baru bisa menikmatinya setelah laga Inggris vs Iran selesai.

Keputusan ini tentu makin membuat Piala Dunia 2022 ini penuh kontroversi. Bahkan 100 hari sebelum turnamen dimulai, FIFA menerima begitu saja permintaan Qatar untuk memajukan sehari lebih cepat, laga pembuka kontra Ekuador menjadi tanggal 20 November.

(mrp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT