ADVERTISEMENT

Piala Dunia 2022: Qatar Larang Alkohol di Dalam Stadion, tapi...

Adhi Prasetya - Sepakbola
Jumat, 08 Jul 2022 09:20 WIB
28 April 2022, Saxony, Leipzig: Soccer: Europa League, RB Leipzig - Glasgow Rangers, knockout round, semifinals, first leg, Red Bull Arena. Scottish fans of Glasgow celebrate in the stadium before the match. Photo: Robert Michael/dpa (Photo by Robert Michael/picture alliance via Getty Images)
Suporter dilarang minum bir di dalam stadion selama Piala Dunia 2022. Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance
Jakarta -

Qatar bersikukuh melarang keberadaan alkohol di dalam stadion selama Piala Dunia 2022. Meski begitu, panitia memberi kelonggaran untuk para suporter di waktu dan tempat tertentu.

Qatar akan menjadi negara muslim pertama yang menggelar Piala Dunia. Pembahasan soal alkohol yang tak sejalan dengan aturan agama Islam sudah terjadi sejak negara semenanjung Arab itu ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menenggak alkohol di tempat umum merupakan tindakan ilegal di Qatar, namun panitia mencoba berkompromi jelang kehadiran jutaan suporter yang sebagian besar berasal dari negara-negara yang tak mempermasalahkan hal tersebut.

Laporan terbaru dari Retuers menyatakan bahwa Qatar akan menyediakan tempat yang bisa digunakan para suporter untuk bersantai sambil minum bir, misalnya di fan zone. Mereka juga akan membuka penjualan alkohol di waktu-waktu tertentu.

"Di stadion, rencananya belum final, tapi diskusi saat ini adalah mengizinkan suporter minum bir saat tiba dan ketika meninggalkan stadion, namun bir tak akan disajikan di dalam stadion dan selama pertandingan," ujar seorang sumber kepada Reuters.

"Tak seperti Piala Dunia yang sudah-sudah, bir tak akan disediakan sepanjang hari, namun hanya dijual di waktu-waktu yang sudah ditetapkan."

Sebelum ini, Qatar yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional juga sudah menjual minuman beralkohol, namun hanya di hotel dan bar. Untuk Piala Dunia, panitia melakukan sedikit modifikasi.

Reuters juga melaporkan dalam dokumen yang mereka terima, sejumlah tempat bisa dipakai suporter untuk minum bir secara beramai-ramai, seperti fan zone di Al Bidda Park dan sudut bekas Doha Golf Club yang berjarak beberapa kilometer dari stadion.

Selain itu, panitia juga akan membangun area yang dipasang dinding setinggi tiga meter dan mampu menampung 10 ribu orang. Di sana akan disajikan alkohol dan dentuman musik techno.

Aturan tentang penjualan alkohol di stadion bervariasi di seluruh dunia, dan sejumlah negara barat pun menerapkan aturan ketat. Sehingga apa yang dilakukan Qatar sebetulnya bukan masalah besar.

Di Inggris, alkohol dijual di area stadion, namun suporter tak boleh meminumnya saat sudah duduk menghadap lapangan. Sementara di Prancis, alkohol dilarang ada di dalam stadion.

(adp/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT