Pembelaan Bonucci Usai Usir Suporter dari Bus Timnas Italia

ADVERTISEMENT

Pembelaan Bonucci Usai Usir Suporter dari Bus Timnas Italia

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Minggu, 20 Nov 2022 20:00 WIB
Leonardo Bonucci of Italy during the football friendly football game between the national teams of Albania and Italy, at Air Albania Stadium on 15 November 2022, Tirana, Albania.(Photo by Nderim Kaceli/LiveMedia/NurPhoto via Getty Images)
Leonardo Bonucci dikritik gara-gara mengusir fan yang naik ke bus timnas Italia (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Leonardo Bonucci dikritik gara-gara mengusir seorang suporter yang naik ke bus timnas Italia. Bonucci merespons kritik tersebut.

Seorang penggemar belum lama ini mengunggah video yang menggambarkan situasi di dalam bus timnas Italia di TikTok. Dalam video tersebut, dia menulis 'POV ketika pelatih mengundangmu untuk naik, tapi Bonucci mengusirmu'.

Tidak diketahui kapan insiden tersebut terjadi, tapi beberapa pemain timnas Italia tampak terkejut ketika kamera suporter merekam mereka di atas bus. Bonucci kemudian terlihat langsung berdiri dari tempat duduknya dan meminta suporter tersebut untuk pergi.

Simak kumpulan informasi Piala Dunia 2022 di sini!

Beberapa komentar di video tersebut mengkritik nada bicara Bonucci. Bek Juventus itu dinilai kasar.

Bonucci kemudian memberikan klarifikasi lewat story di akun Instagram-nya. Dia mengatakan bahwa si penggemar sudah berkali-kali dilarang naik ke bus.

"Sebagai kapten dan menghadapi tuduhan tertentu, saya ingin klarifikasi bahwa wanita muda yang naik ke bus sudah berulang kali diberi tahu oleh staf, karena beberapa kali dia mencoba naik ke bus tanpa izin, apalagi dari pelatih," Bonucci menulis di akun media sosialnya seperti dikutip Football Italia.

"Dia berulang kali diminta agar tidak naik, setelah berfoto bersama hampir semua pemain di pintu keluar stadion di mixed zone."

"Mengabaikan aturan, dia tetap naik dan mulai merekam yang terjadi di atas bus. Bus tim itu seperti ruang ganti, lokasi di mana akses untuk orang asing jelas dilarang."

"Kalau kita berada di dunia yang memperjuangkan untuk hak privasi, maka kami pemain --bahkan jika kami figur publik-- masih punya hak, terlepas dari hasil atau bagaimana musim berjalan."

"Pentingnya dukungan fans bukan persoalan dalam situasi ini. Ini soal menghormati aturan, kewenangan, dan yang tak kalah penting untuk manusia."

"Saya tidak masalah dianggap jahat, tapi saya keberatan diperlakukan seperti seseorang yang mengusir orang lain tanpa alasan," kata Bonucci.

(nds/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT