Kalung Emas Kounde yang Bikin Deschamps Kesal

ADVERTISEMENT

Kalung Emas Kounde yang Bikin Deschamps Kesal

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 06 Des 2022 05:35 WIB
TOPSHOT - Frances defender #05 Jules Kounde has his chain taken off during the Qatar 2022 World Cup round of 16 football match between France and Poland at the Al-Thumama Stadium in Doha on December 4, 2022. (Photo by ANDREJ ISAKOVIC / AFP) (Photo by ANDREJ ISAKOVIC/AFP via Getty Images)
Jules Kounde memakai kalung emas saat Prancis bertemu Polandia (AFP via Getty Images/ANDREJ ISAKOVIC)
Al Thumama -

Bek Prancis Jules Kounde ketahuan mengenakan kalung emas saat bermain. Pelatih Didier Deschamps kesal dan meminta pemain lain tidak mengikutinya.

Kounde jadi starter saat Prancis menghadapi Polandia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022, Minggu (4/12/2022) malam WIB kemarin. Dia dipasang di posisi bek kanan dan sukses menunaikan tugasnya untuk meredam lawan.

Prancis menang dengan skor 3-1 dan melaju ke perempatfinal untuk menghadapi Inggris. Sayangnya, penampilan Kounde di laga itu dinodai hal yang seharusnya tidak dilakukan pemain profesional.

Kounde kedapatan memakai kalung emasnya di menit ke-43 oleh hakim garis dan diminta melepasnya. Kounde yang kesulitan meminta bantuan salah satu asisten pelatih Deschamps melepasnya.

Prancis pun untuk sejenak bermain dengan 10 orang karena perbuatan konyol Kounde. Padahal FIFA sudah melarang para pemain menggunakan perhiasan maupun aksesoris.

Deschamps pun kesal dengan kelakuan Kounde dan mengaku alpa melihat bek Barcelona itu menggunakan kalung emasnya. Jika tahu sedari awal, Deschamps takkan memainkan Kounde.

"Dia seharusnya tidak bermain dengan kalung. Saya tidak tahu apa yang ada di kalungnya tersebut, tapi saya tahu dia sedikit percaya takhayul dan memakainya juga saat latihan," ujar Deschamps di ESPN.

"Saya tidak tahu apa artinya kalung itu untuknya, tapi saya bilang dia cukup beruntung karena saya tidak melihatnya langsung saat itu.

"Wasit bilang kepada kami bahwa dia harus melepasnya ketika permainan sedang terhenti. Kalau saja saya melihatnya di ruang ganti, saya pasti sudah meminta dia untuk melepasnya sebelum ke lapangan."

"Anda tidak bisa bermain menggunakan kacamata hitam, jam, atau cincin. Itu dilarang. Saya kira dia akan melepasnya ternyata tidak. Itu adalah kesalahan kami, tanggung jawab kami, dan tidak terulang lagi."

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT