Pemain dan Pelatih Jepang Bungkuk di Hadapan Fans Usai Tersingkir

ADVERTISEMENT

Pemain dan Pelatih Jepang Bungkuk di Hadapan Fans Usai Tersingkir

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 06 Des 2022 07:20 WIB
AL WAKRAH, QATAR - DECEMBER 05:  Japan players acknowledge the fans after the teams defeat during the FIFA World Cup Qatar 2022 Round of 16 match between Japan and Croatia at Al Janoub Stadium on December 05, 2022 in Al Wakrah, Qatar. (Photo by Juan Luis diaz/Quality Sport Images/Getty Images)
Skuad Jepang meminta maaf ke penonton. (Foto: Juan Luis diaz/Quality Sport Images/Getty Images)
Al Wakrah -

Timnas Jepang terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2022 usai dikalahkan Kroasia. Pemain dan pelatih langsung bungkuk di depan suporter.

Jepang harus menyudahi kiprahnya di Piala Dunia 2022. Itu setelah Maya Yoshida dkk terhenti di babak 16 besar.

Di babak 16 besar, Jepang gagal melewati rintangan bernama Kroasia. Sempat memberi perlawanan sengit di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar, Senin (5/12/2022) dini hari WIB, Jepang kalah adu penalti.

Jepang sempat menahan imbang Kroasia 1-1, di mana Daizen Maeda memberi keunggulan lebih dulu. Vatreni baru membalas di babak kedua lewat gol Ivan Perisic. Skor 1-1 bertahan sampai menit ke-120, dan laga dilanjutkan lewat babak adu penalti.

Di babak tos-tosan itu, antiklimas penampilan Timnas Jepang terlihat. Tiga penendangnya gagal, yakni Takumi Minamino, Kaoru Mitoma, dan Maya Yoshida gagal menceploskan bola. Sementara Kroasia cuma gagal sekali, sehingga Kroasia menang 3-1 dan maju ke perempatfinal Piala Dunia 2022.

Usai laga, pemain Jepang terlihat sedih. Meski begitu, mereka tak melupakan para pendukungnya di tribune, yang sudah jauh-jauh datang ke Qatar.

AL WAKRAH, QATAR - DECEMBER 05: Head Coach Hajime Moriyasu of Japan looks dejected and shows appreciation to the fans after the FIFA World Cup Qatar 2022 Round of 16 match between Japan and Croatia at Al Janoub Stadium on December 05, 2022 in Al Wakrah, Qatar. (Photo by Markus Gilliar - GES Sportfoto/Getty Images)Hajime Moriyasu membungkuk ke arah suporter. Foto: Markus Gilliar - GES Sportfoto/Getty Images

Pelatih Hajime Moriyasu kemudian langsung bungkuk ke hadapan suporter. Saikeirei atau gesture membungkuk sebagai tanda penghormatan dan permintaan maaf, dilakukan usai gagal membawa Jepang melaju ke perempafinal. Kemudian, para pemain juga melakukan hal serupa.

Pemain Samurai Biru berbaris dan memberi saikeirei atau membungkuk tanda permintaan maaf. Gesture itu dibalas tepuk tangan penggemar, yang juga mengapresiasi pemainnya.

Di Piala Dunia 2022, Timnas Jepang sudah tampil mengejutkan. Sebab, wakil Asia itu bisa mengalahkan Spanyol dan Jerman di fase grup, bahkan keluar sebagai juara Grup E.

Simak Video 'Kroasia Melenggang ke Perempatfinal Setelah Laga Sengit Lawan Jepang':

[Gambas:Video 20detik]



(yna/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT