Piala Dunia 2022: Spanyol Katanya Latihan 1.000 Penalti, tapi Babak Bundas

ADVERTISEMENT

Piala Dunia 2022: Spanyol Katanya Latihan 1.000 Penalti, tapi Babak Bundas

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 07 Des 2022 12:15 WIB
Jose Gaya (ESP), Pedri (ESP), Carlos Soler (ESP), Aymeric Laporte (ESP) during the World Cup match between Morocco v Spain , in Doha, Qatar, on December 6, 2022.
NO USE POLAND (Photo by Foto Olimpik/NurPhoto via Getty Images)
Spanyol tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2022. (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Al Rayyan -

Spanyol gagal memenuhi ekspektasi bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2022. La Furia Roja tunduk di hadapan Maroko via adu penalti yang ironis.

Spanyol menghadapi Maroko di Education City Stadium, Senin (6/12/2022) malam WIB, pada babak 16 besar Piala Dunia 2022. Walaupun tampil amat dominan, Spanyol tak mampu mencetak gol sampai 120 menit alias hingga babak tambahan usai.

Juara Piala Dunia 2010 itu malah pada akhirnya kalah di babak adu penalti, setelah tak satupun dari tiga penendang pertama gagal menjalankan tugasnya. Eksekusi Pablo Sarabia mengenai tiang, sementara tendangan Carlos Soler dan Sergio Busquets ditepis kiper Maroko Yassine Bounou.

Maroko di sisi lain berhasil mengeksekusi tiga penalti dari empat kesempatan. Abdelhamid Sabiri, Hakim Ziyech, dan Achraf Hakimi sukses melakukan tugasnya, dengan hanya Badr Benoun yang gagal.

Buat Spanyol, kekalahan ini ironis mengingat Pelatih Luis Enrique pada Senin (5/12) kemarin menyebut sudah memberikan tugas 1.000 penalti untuk para pemainnya. Hasilnya tak sesuai harapan.

"Lebih dari setahun lalu, di banyak pemusatan latihan timnas kami bilang ke para pemain 'Kalian punya pekerjaan rumah jelang Piala Dunia. Kalian mesti melakukan setidaknya 1.000 penalti dengan klub'," ujar Luis Enrique dikutip FourFourTwo.

"Anda tak bisa cuma melatih mereka ketika mereka di tim nasional," imbuhnya.

Buat Spanyol, kekalahan dari Maroko ini menambah panjang catatan buruk mereka dalam adu penalti di Piala Dunia. Dari lima kali berhadapan dengan adu penalti, hanya sekali mereka sukses.

Spanyol menjadi tim pertama di Piala Dunia yang kalah empat kali dalam adu tendangan 12 pas. Meski begitu, Enrique menyiratkan kegagalan ini bukan soal eksekutornya yang buruk melainkan karena penampilan kiper Maroko yang cemerlang.

"Saya yang memilih para eksekutor, menurut saya mereka adalah yang terbaik di lapangan. Kalau bisa mengganti sesuatu, saya akan menyingkirkan Bounou dan menaruh kiper lain di sana," katanya dikutip BBC.

"Penalti bukan lotere buat saya. Anda mesti mengontrol diri Anda. Yang kami lakukan adalah mendominasi pertandingan tapi kami kehilangan gol, itu realitanya, itu yang sebenarnya terjadi," pungkas Enrique.



Simak Video "Antiklimaks Kegemilangan Maroko di Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT