Bumerang 'Mulut Besar' Luis Enrique

ADVERTISEMENT

Bumerang 'Mulut Besar' Luis Enrique

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 07 Des 2022 19:15 WIB
AL RAYYAN, QATAR - DECEMBER 06: Luis Enrique the head coach / manager of Spain during the FIFA World Cup Qatar 2022 Round of 16 match between Morocco and Spain at Education City Stadium on December 6, 2022 in Al Rayyan, Qatar. (Photo by James Williamson - AMA/Getty Images)
Foto: Getty Images/James Williamson - AMA
Al Rayyan -

Spanyol kandas di Piala Dunia 2022, setelah kalah dalam adu penalti kontra Maroko di babak 16 besar. Luis Enrique seperti kena tulah karena omongannya.

Maroko vs Spanyol berlangsung di Education City Stadium, Doha pada Selasa (6/12) malam WIB dalam babak 16 besar Piala Dunia 2022. Laga tuntas dengan skor 0-0 sampai menit akhir dan tidak berubah di babak perpanjangan waktu.

Masuk ke babak adu penalti, Spanyol akhirnya tersingkir. Tiga penendang pertamanya gagal semua, yakni Sarabia kena tiang serta Soler dan Busquets sepakannya ditepis Yassine Bounou.

Maroko menang 3-0, walau tembakan Benoun sempat ditepis Simon tapi tiga algojo lainnya yakni Sabiri, Ziyech, dan Hakimi sukses masuk ke gawang.

Pelatih Spanyol, Luis Enrique jadi sorotan. Sejak Piala Dunia 2022 dimulai sampai sebelum laga babak 16 besar, Enrique kerap sesumbar.

Sebenarnya,itu merupakan hal yang wajar bagi seorang pelatih. Namun dengan kekalahan pahit Spanyol, beberapa omongannya bak jadi bumerang ke diri sendiri.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa omongan Luis Enrique tersebut:

"Saya tidak setuju tim kami disebut kurang berpengalaman. Pengalaman apa? Menjadi tukang kayu?" ujarnya saat menjawab pertanyaan para pemain Spanyol yang masih muda dan kurang pengalaman di level sekelas Piala Dunia.

"Tujuan kami memainkan tujuh pertandingan (total laga dari fase grup sampai ke babak final-red), maka kami mau memainkan tujuh pertandingan," jelasnya saat menjawab pertanyaan target Spanyol.

"Saya tidak akan membahasnya karena itu hanya masalah kecil," kata Enrique saat ditanya mengapa tidak membawa De Gea dan Thiago Alcantara yang notabenya pemain berpengalaman.

"Lebih dari setahun lalu, di banyak pemusatan latihan timnas kami bilang ke para pemain 'Kalian punya pekerjaan rumah jelang Piala Dunia. Kalian mesti melakukan setidaknya 1.000 penalti dengan klub'," ujar Enrique saat ditanya persiapan jika hadapi adu penalti di Piala Dunia 2022.

"Masa saya ragu bahwa saya bukanlah orang yang ideal untuk pekerjaan ini? Saya adalah pelatih sepakbola terbaik di muka Bumi. Saya pelatih timnas terbaik di sejarah sepakbola. Itu mungkin tidak benar, tapi itulah yang saya pikirkan. Nah kan, sekarang Anda (para wartawan-red) bisa mendapat judul buat headline berita," sinis Enrique ketika ditanya yakin nggak sama skuad Spanyol di Piala Dunia 2022.

Spain's coach Luis Enrique gestures during a press conference for the unveiling of the official list of Spain's players for the football 2022 World Cup in Qatar at the Las Rozas football sports city near Madrid, on November 11, 2022. (Photo by Pierre-Philippe Marcou / AFP) (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP via Getty Images)Luis Enrique (Foto: AFP via Getty Images/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Kini, Luis Enrique mengemban kekalahan Spanyol. Kekalahan itu adalah tanggung jawabnya.

"Saya orang yang paling bertanggung jawab atas kekalahan ini. Saya bangga dengan tim ini, mereka mempresentasikan ide-ide dan gaya permainan saya. Saya bangga dengan mereka," tegasnya.

(aff/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT