Liverpool Tak Akan Main di Israel
Selasa, 08 Agu 2006 04:06 WIB
Nyon - Liverpool tak harus menjalani leg kedua babak kualifikasi III Liga Champions di Israel. UEFA memutuskan untuk menggelar pertandingan di tempat netral.Berdasarkan undian kualifikasi III Liga Champions, Liverpool memang harus menghadapi salah satu wakil Israel, Maccabi Haifa. Kubu The Reds sempat mengajukan protes untuk memindahkan lokasi pertandingan leg kedua -- dimana mereka harus menjalani partai tandang -- mengingat kondisi di Timur Tengah yang tengah bergejolak.Harapan sang juara Liga Champions dua musim lalu itu akhinya dikabulkan UEFA. Dalam keputusannya yang dimuat disitus resminya, Selasa (8/8/2006), otoritas sepakbola Eropa itu memutuskan laga antara keduanya harus digelar di tempat netral.UEFA juga mengharuskan pihak Maccabi Haifa mencari venue lain yang tentunya berada di negara-negara anggota UEFA. Leg kedua yang akan digelar 23 Agustus, berpeluang besar digelar di Ukraina setelah presiden Dinamo Kiev mengizinkan stadionnya digunakan oleh kedua klub.Bukan hanya larangan menggelar pertandingan di Liga Champions saja yang diputuskan UEFA terkait masalah keamanan tersebut. Organinsasi pimpinan Lennart Johansson itu sekaligus mengeluarkan larangan bagi Israel menggelar berbagai kompetisi tingkat Eropa hingga waktu yang belum ditentukan.Pekan lalu UEFA telah melarang Hapoel Tel-Aviv yang menghadapi NK Domzale (Slovakia) tanggal 8 Agustus dan Yehuda Tel-Aviv yang menantang Lokomotiv Sofia (Bulgaria) tanggal 10 Agustus menggelar partai kandang. Kedua pertandingan akhirnya dipindahkan ke Belanda dan Slovakia.Asosiasi sepakbola Israel sebenarnya sempat bersikeras ingin menggelar partai kandang tetap di Isreal. Namun permohonan banding mereka ke pengadilan banding olahraga ditolak. (din/)










































