IFJ Tuntut FIFA Bebaskan Wartawan
Rabu, 27 Sep 2006 05:48 WIB
Brussels - Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) menuntut FIFA untuk mencabut sanksi terhadap Andrew Jennings, wartawan investigator yang menyelidiki FIFA.Jenning merupakan wartawan yang gencar melancarkan kritik terhadap para petinggi FIFA. Pria asal Inggris itu pernah mencoba mendapatkan data-data gaji dan bonus para pengurus FIFA termasuk Presiden Sepp Blatter, tetapi ditolak.Jennings pun menyebut FIFA sebagai "surga korupsi", terkait dengan banyaknya tiket putaran final Piala Dunia yang dipegang pengurus senior FIFA, serta "penjualan suara" lobi-lobi anggota FIFA khususnya dari negara berkembang.Akibat tindakannya tersebut, FIFA mencekal Jennings dalam berbagai konfrensi pers. Selain itu para pengacara FIFA juga sering mengirim surat ancaman akan mengajukan tuntutan resmi ke pengadilan, namun tak pernah dilakukan.Oleh IFJ, sanksi yang sudah berlangsung tiga tahun itu dinilai "tidak bisa ditoleransi" lagi. Karena itu IFJ menuntut FIFA untuk mencabut hukuman atas Jennings."Apa yang terjadi pada Jennings menunjukkan betapa sulitnya hidup bagi wartawan investigasi, ketika istitusi besar menunjukkan bahwa mereka tidak perlu menjawab siapa pun atau dikritik," ujar Sekretaris Umum IFJ Aidan White dalam siaran persnya."Dunia olahraga harus lebih menunjukkan tanggungjawabnya terhadap publik, dan menghapus perlindungan atas rahasia-rahasia internal. FIFA bisa melakukannya dengan mencabut hukuman ini, sera menjawab pertanyaan-pertanyaan, tidak peduli seberapa sulitnya dengan jujur dan lengkap," tambah White. (lom/mel)











































