Domenech Tak Ladeni Houllier

Domenech Tak Ladeni Houllier

- Sepakbola
Rabu, 04 Okt 2006 05:32 WIB
Domenech Tak Ladeni Houllier
Clairefontaine - Dikritik karena dianggap tidak punya etika, pelatih tim nasional Prancis Raymond Domenech menolak meladeni koleganya yang merupakan arsitek Olympique Lyon, Gerard Houllier."Saya tak harus menggambarkan hubunganku dengan Houllier. Saya tidak bertanggung jawab dan tidak mesti memberi alasan untuk itu," cetus Domenech dalam konferensi pers di kamp latihan Les Bleus di Clairefontaine, Selasa (3/10/2006).Domenech disindir telak oleh Houllier lantaran tidak mengontak dirinya sebelum mengumumkan nama skuad Prancis untuk mengikuti pertandingan babak kualifikasi Euro 2008 pekan ini melawan Skotlandia dan Kepulauan Faroe.Menurut Houllier, pelatih timnas berkewajiban berbicara dengan manajer klub yang pemainnya terpilih. Apalagi Lyon menyumbang delapan dari 20 anggota skuad Domenech buat dua partai tersebut."Saya tidak mesti menelepon semua pelatih tiap minggu hanya untuk menanyakan apakah semuanya baik-baik saja," tambah Domenech dikutip AFP. "Kadang-kadang, menonton satu pertandingan sudah cukup untuk membuat Anda berpikir. Begitulah cara kerja saya."Houllier juga menyindir dua asisten Domenech, yakni Bruno Martini dan Pierre Mankowski, yang hanya duduk di Stade de Gerland dalam pertandingan liga tapi tidak menjalani tugas berarti terhadap pemain-pemainnya."Tidaklah sopan untuk mengatakan bahwa Bruno dan Pierre ada di tribun stadion hanya untuk disorot kamera televisi," bela Domenech pada dua bawahannya itu.Hubungan Domenech-Houllier mulai tidak sedap sejak tahun lalu. Pada November 2005 Houllier menyalahkan Domenech karena menggelar pertandingan persahabatan melawan Kosta Rika di Martinique. Akibatnya banyak pemain Lyon kembali dalam keadaan letih dan mengalami jet lag tujuh jam perjalanan. Bek Eric Abidal pun mengalami cedera pada pertandingan tersebut."Saya tidak mau kontroversial. Apa yang saya usahakan adalah melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk membantu Prancis efisien," ujar Domenech lagi. "Gerard teman saya. Bahwa dia membuat diskusi hangat, itu bagus. Dia juga 'kan pernah melatih timnas Prancis... untuk 15 bulan. Dia tahu cara kerja di sini." Houllier dipaksa mundur pada November 1993 setelah Prancis gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 1994 di AS. Tahun ini Domenech membawa tim Ayam Jantan menjadi runner up Piala Dunia di Jerman. (a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads