Liga Champions Grup E
Lyon dan Real Lolos
Kamis, 02 Nov 2006 06:00 WIB
Lyon - Dua tiket babak 16 besar dari Grup E akhirnya digenggam Lyon dan Real Madrid. Kedua tim lolos setelah mengungguli lawan-lawannya masing-masing dengan skor 1-0. Lyon dan Real berada di posisi satu dan dua dengan poin 12 dan sembilan. Mengingat peringkat tiga, Steau Bucharest baru menuai tiga poin maka dua tim tersebut dipastikan lolos ke babak selanjutnya. Di Stade Gerland, Kamis (2/11/2006) dinihari WIB, Lyon hanya membutuhkan hasil imbang guna melangkahkan kakinya ke babak 16 besar. Tapi bayang-bayang kemenangan 3-0 pada pertemuan di Kiev membuat tim yang diarsiteki Gerrard Houllier ini diunggulkan. Namun pada pertemuan keduanya di luar dugaan Kiev mampu memberikan perlawanan. Tim yang sudah kebobolan 13 gol dalam tiga pertandingan sebelumnya itu membuat Juninho cs frustasi dengan kedisiplinannya. Alhasil setelah mencuri kemenangan lewat Karim Benzema menit ke-14, Lyon tak mampu menambah gol. Kegigihan juga ditunjukkan oleh Steau saat bertandang ke markas Real di Santiago Bernabeu. Jauh diunggulkan berkat kemenangan 4-1 di Bucharest, permainan Los Blancos di depan pendukungnya malah tidak berkembang. Sebaliknya, Steau tampil lebih baik dibandingkan pertemuan pertama. Setelah ditahan 0-0 di babak pertama, ironisnya Real justru mendapatkan gol akibat bunuh diri pemain lawan menit ke-70. Salah koordinasi antara Banel Nicolita dengan kiper Cornel Cernea membuat Real memperoleh gol yang ditunggu-tunggu. Real sebetulnya bisa memperoleh gol yang pantas tiga menit berselang. Namun Ruud Van Nistelrooy, yang mengeksekusi sendiri penalti atas pelanggaran terhadap dirinya, gagal melaksanakan tugasnya karena tendangannya melenceng. Tim:REAL MADRID: Casillas; Ramos, Helguera, Cannavaro, Roberto Carlos; Raul, Emerson, Diarra (Beckham 58), Robinho (Reyes 85); Guti, Van Nistelrooy (Ronaldo 73).STEAUA BUCHAREST: Cernea, Goian, Oprita (Coman 84), Petre, Nicolita, Marin, Paraschiv (Lovin 80), Ghionea (Thereau 80), Stancu, Dica, Badea.Foto: Reaksi gembira Ruud Van Nistelrooy setelah Banel Nicolita melakukan gol bunuh diri (AFP/Pedro Armestre) (mel/lom)











































